Hukum & Kriminal

Mobil Alphard Turut Disita saat 13 Kurir Narkoba Ditangkap Polisi

Sebanyak 17 pelaku jaringan narkoba bernama IWS alias Iwan saat menjalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (27/5/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya, (beritajatim.com) – Kepolisian akhirnya berhasil mengungkap sejumlah jaringan peredaran narkoba yang digembongi Iwan Hadi Stiawan (38). Tercatat ada 13 laporan kepolisian yang membuat 17 pelaku jaringan Iwan ini ditangkap. Tak hanya itu, kepolisian juga mengamankan sejumlah kendaraan mobil dari mobil standart hingga mobil mewah. Mobil mewah yang diamankan polisi yakni Alphard hitam nopol L 1083 FG.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menjelaskan, pengungkapan 17 kasus ini usai petugas menembak mati bandar narkoba Iwan Hadi Setiawan, (38). Iwan sendiri merupakan warga Manukan Ranu, Surabaya.

“Satu tersangka diamankan ialah Ferry Fajar Sukmono (29) warga Jalan Rungkut Kidul III-D, Rungkut, Surabaya. Selain itu sepasang pasutri siri Abdullah, (33) warga Jalan Tambak Asri XXX-A, Krembangan, Surabaya dan Sonya (32) warga Tulungagung, di Jalan Dukup Kupang XXI, Surabaya. Tapi sang istri hanya sebagai saksi saja. Barang bukti mobil Alpard dan beberapa mobil lainnya,” paparnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (27/5/2020).

Lebih lanjut Memo menjelaskan, tersangka lain yang diamankan yakni Khoirul Rahman (20) warga Tambak Asri XXX-A, Surabaya. Dari mereka polisi mengamankan lima gram dan 50 gram sabu. Tersangka diamankan dengan cara undercover buy di Jalan Rungkut Industri Raya, Surabaya.

Sedangkan beberapa pelaku lain masih dalam pengembangan sehingga identitas belum bisa dibeberkan secara detail. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan yakni 441 gram sabu, 11 butir, pil LL 1.000 butir.

“Jadi ini masih kita kembangkan dan jadi yang dari kita amankan dari tangan Iwan ada 50,2 kg. Iwan ini meranjau ke para pelaku jajaran di bawahnya sebagai pengedar. Selanjutnya kita akan lakukan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Selain itu juga ada kita akan kerjasama dengan Rutan Medaeng, Sidoarjo, Malang, Pamekasan untuk menindak total jaringan lapas dan jaringan Internasional ini,” pungkasnya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar