Hukum & Kriminal

Polisi Periksa Teman Dekat Korban

Misteri Mayat Pria Bertato di Sungai Brantas Mulai Terkuak

Kediri (beritajatim.com) – Misteri mayat pria bertato mengapung di Sungai Brantas Kediri perlahan mulai terkuak. Polresta Kediri menemukan satu orang saksi yang ditengarai mengenal korban.

Kapolresta Kediri mengatakan, saksi tersebut diketahui dari hasil olah data HP yang ditemukan dari saku celana mayat. Keterangannya diharapkan dapat menjawab identitas dan penyebab kematian korban.

“Dari olah data HP, kami memeriksa dua orang saksi. Salah satu teman korban. Yang bersangkutan warga Kediri,” ujar AKBP Miko Indrayana, Kamis (23/7/2020).

Berdasarkan keterangan saksi, petugas akan mendatangi sebuah rumah yang diduga milik korban. “Dia kenal yang bersangkutan, karena pernah diajak ke rumahnya. Semoga rumah itu benar rumah korban,” tambah Miko.

Sementara itu, hasil autopsi terhadap mayat korban di RS Bhayangkara, Kediri diketahui bahwa tidak ada tanda bekas kekerasan. Kini mayat masih berada di rumah sakit milik Polri itu sembari menunggu pengungkapan identitas serta anggota keluarganya.

Sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Brantas Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Kali pertama mayat diketahui oleh warga yang sedang mancing ikan.

Saat ditemukan, mayat masih memakai busana lengkap, berupa kaus dan jelana jeans. Ciri khusus mayat terdapat tato di tubuhnya dan berusia sekitar 28 tahun. Mayat diduga sudah meninggal tiga hari, ditandai dengan pembengkakan dan mengeluarkan aroma tidak sedap. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar