Hukum & Kriminal

Miras Oplosan Maut dari Malang, 3 Meninggal, 9 Masuk Rumah Sakit

Suasana rumah duka korban miras oplosan di Malang.

Malang (beritajatim.com) – Tiga orang warga Jalan Simpang Candi Panggung, Lowokwaru, Kota Malang meninggal dunia diduga akibat minuman keras oplosan. Pesta miras itu dilakukan, saat melakukan bersih-bersih lokasi punden di sekitar makam Mojolangu sebagai persiapan bersih desa 1 Suro, Sabtu (14/9/2019).

Tiga orang yang menjadi korban meninggal dunia adalah Agus (36) warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 03 RW 09 dia meninggal pada Minggu, (15/9/2019). Korban meninggal kedua adalah, Afarizal, (25) Jalan Simpang Candi Panggung RT 04 RW 09 dia meninggal dunia pada Senin (16/9/2019).

Korban ketiga meninggal dunia adalah Warnu (60) Jalan Simpang Candi Panggung RT 01 RW 09. Ketiga jenazah itu kini sudah dimakamkan di TPU Mojolangu. Adapun 9 orang lainnya masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit terpisah.

9 Korban dalam perawatan di rumah sakit adalah Wahyu warga Jalan Simpang Candi Panggung gang ll no 1B RT 01/09, Cipto warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 04/09, Agung warga Jalan simpang candi panggung RT 02/09, Nanda warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 02/09.

Ajor warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 04/09, Bejo, jalan Simpang Candi Panggung RT 04/09, Putra warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 01/09, Seva warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 02/09, Kiki warga Jalan Simpang Candi Panggung RT 02/09.

Ketua RT 01 RW 09 Sugeng mengatakan, pada Sabtu, sekitar pukul 23.00 WIB mereka melakukan pesta minuman keras oplosan dilokasi Punden. Selanjutnya pada Minggu,(15/9/2019) korban baru merasakan sakit dan kemudian mereka dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Memang demikian kemarin ada satu orang yang meninggal, hari ini ada dua warga yang meninggal dunia,” tandas Sugeng.

Berdasarkan informasi Beritajatim.com di lapangan, para korban meninggal dunia diduga akibat minum minuman oplosan jenis arak yang dicampur dengan bahan lainnya. Korban yang menjalani perawatan mengeluh sakit dada, sesak nafas dan mengalami kebutaan mata dan sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Sementara dilokasi kejadian tidak ditemukan barang barang sisa minuman. Diduga setelah minum-minuman tersebut oleh korban sudah dibersihkan, karena di lokasi akan digunakan untuk ruwatan dalam rangka bersih desa. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar