Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Minim Barang Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembacokan Warga Bawean

Korban saat dimintai keterangan oleh aparat kepolisian.

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran Reskrim Polsek Sangkapura, Gresik masih kesulitan mengungkap kasus pembacokan yang dialami oleh warga Pulau Bawean. Korban bernama Ahmad Rizal (32) asal Desa Kotakusuma mengalami luka bacok serius yang dilakukan oleh orang tak dikenal.

Kapolsek Sangkapura Iptu Sujai mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

“Anggota kami di lapangan mengalami kendala karena minim barang bukti petunjuk dan tidak ada saksi mata yang mengetahui pelaku, kecuali korban,” ujarnya, Senin (1/11/2021).

Perwira pertama polisi itu mengatakan, upaya penyilidikan terus dilakukan. Setiap ada hal yang mencurigakan langsung mendapat atensi.

“Sudah satu tim kami turunkan. Bahkan, meminta keterangan terhadap korban,” katanya.

Untuk mengungkap kasus lanjut Sujai, dirinya memerintahkan jajarannya untuk mendalami keterangan korban. Diharapkan ada petunjuk yang mengarah ke pelaku beserta motifnya.

Seperti diberitakan, Ahmad Rizal menjadi korban pembacokan pada Selasa (26/10) lalu. Saat itu, korban sedang perjalanan pulang dengan mengendarai motor pada pukul 22.00 wib. Korban tiba-tiba dihampiri dua orang tak dikenal sambil menyabetkan benda tajam ke arah tubuhnya.

Mendapat serangan itu, korban mengalami luka parah di bagian punggung dan siku tangan kiri karena terkena sabetan benda tajam. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar