Hukum & Kriminal

Mini Market di Ponorogo Disatroni Maling, 24 Juta Raib

Berlubang : Pencuri masuk lewat tembok belakang yang dibobol dengan menggunakan linggis.(foto : Endra Dwiono).

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebuah mini market modern di Desa Gundik Kecamatan Slahung Ponorogo dibobol oleh maling. Pencuri masuk dengan cara menjebol tembok bagian belakang. Kasus pencurian tersebut diduga terjadi pada Selasa (27/8/2019) dini hari.

Kejadian pencurian itu pertama kali diketahui oleh tiga karyawan yang akan membuka mini market sekitar pukul 7 pagi. Salah seorang karyawan terkejut saat menyalakan lampu, melihat rak berantakan dan banyak rokok hilang. Selain itu brankas yang berada dalam mini market tersebut juga rusak. “Mendapat laporan adanya pencurian, kami langsung lakukan pemeriksaan di TKP,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP. Maryoko, saat ditemui beritajatim.com di TKP, Selasa siang.

Modus yang digunakan, kata Maryoko, pencuri masuk membobol tembok dengan menggunakan linggis. Karena tak jauh dari lokasi terdapat linggis yang diduga digunakan untuk membobol tembok. Setelah berhasil masuk, pencuri mengambil sejumlah rokok dan uang yang dibrankas dan kasir dengan jumlah Rp. 19 juta.

Selain itu pencuri juga mengambil DVR CCTV. Sehingga membuat aktivitas pelaku saat didalam tidak bisa terlacak lewat CCTV. “Setelah dicek dengan pemilik, kerugian semuanya mencapai Rp. 24 juta,” katanya.

Maryoko mengungkapkan saat ini pihaknya melakukan tindak lanjut mengidentifikasi sidik jari, meminta keterangan dari saksi dari karyawan. Selain itu juga melakukan lidik dibeberapa tempat di sekitar TKP. “Tahun 2018 juga terjadi pencurian ditempat yang sama. Waktu itu pencuri masuk lewat atap. Namun kerugian saat itu hanya barang yang diambil bukan uang,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar