Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Miliki Ganja, Buruh Lepas Asal Sragen Diciduk Polres Ngawi

Foto ilustrasi.

Ngawi (beritajatim.com) – Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satres Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Ngawi menyiduk seorang pria asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis Ganja, Rabu (19/1/2022).

AS (31) warga Dusun Wonowoso, Desa Sine, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah diamankan petugas pada pukul 21.30 WIB saat berada di depan Toko 5000 tempatnya di pinggir Jalan Yos Sudarso Kelurahan Margomulyo, Kecamatan dan Kabupaten Ngawi.

Menurut Kasat Resnarkoba Polres Ngawi AKP Elang Prastyo, berawal dari informasi masyarakat tentang ada seorang buruh harian lepas yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman berupa Ganja di wilayah Kecamatan dan Kabupaten Ngawi.

Baca Juga:

    Selanjutnya anggota Satres Narkoba Polres Ngawi melakukan penyelidikan awal berdasarkan informasi dari masyarakat tersebut dan mendapatkan hasil penyelidikan bahwa benar terduga merupakan pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman berupa Ganja.

    “Kemudian pada pukul 21.30 WIB anggota Satres Narkoba Polres Ngawi mendapat informasi bahwa terlapor AS sedang berada di Pinggir Jl. Yos Sudarso (Depan toko 5000) Kelurahan Margomulyo, Kecamatan dan Kabupaten Ngawi,” ujar AKP Elang Prastyo, Jumat (21/1/2022).

    Lebih lanjut, Elang mengatakan, berdasar informasi tersebut, petugas mendatangi AS dan menunjukkan surat perintah tugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan dan atau pakaian.

    Dari hasil penggeledahan badan dan atau pakaian diketemukan barang bukti berupa sebungkus rokok yang didalamnya berisi sebuah plastik bening yang didalamnya berisi kertas warna putih. Dalam kertas itu ada Narkotika Golongan I bentuk tanaman berupa Ganja dengan berat kotor 6,53 gram. Polisi juga mengamankan sebuah ponsel dan tiga buah kertas papir warna putih, dimana kepemilikan barang-barang tersebut diakui adalah milik AS sendiri.

    “Selanjutnya terhadap terlapor AS beserta barang bukti yang ditemukan kami amankan ke Polres Ngawi guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” terang Elang sembari menyebut AS dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ted)


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar