Hukum & Kriminal

Menyaru Jadi Guru Olahraga, Pelaku Bawa Kabur HP Milik Siswa

Pelaku saat dilakukan interogasi di ruang satreskrim Polsek Kota. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Libur sekolah karena pandemi Covid-19 dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggungjawab untuk melakukan tindak pidana kejahatan. Seperti yang terjadi di Ponorogo. Seorang guru olahraga gadungan, melakukan penipuan terhadap satu siswa di salah satu SMP di Ponorogo. Yakni membawa tas yang berisi handphone korban.

“Alhamdulillah, pelaku yang berinisial ES (32) sudah berhasil kami tangkap,” kata Kapolsek Ponorogo AKP. Haryo Kusbintoro, Rabu (9/9/2020).

Modus yang digunakan pelaku untuk menipu tersebut, berawal dari pelaku menghubungi korban untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Karena mata pelajaran olahraga, korban diajak bertemu di lapangan Kodim. “Jadi pelaku ini mengaku sebagai guru olahraga baru,” katanya.

Haryo Kusbintoro menyebut, pelaku sedikitnya sudah menghubungi 20 siswa. Mereka diteror pesan singkat dan telpon untuk datang dalam rangka pembelajaran tatap muka di lapangan kodim. Dari jumlah itu, yang datang hanya 3 siswa secara bergiliran. Namun, hanya satu siswa yang berhasil dikelabuhi oleh pelaku. “Jadi korban ini disuruh lari mengelilingi lapangan. Nah, saat itulah pelaku membawa kabur tas korban yang berisi handphone,” katanya.

Mendapatkan laporan penipuan tersebut, satreskrim Polsek Ponorogo langsung bergerak. Berkerjasama dengan pihak sekolah korban, mereka memanfaatkan calon korban lainnya untuk dibuntuti. Kemudian pelaku akhirnya bisa ditangkap. “Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar