Hukum & Kriminal

Meningkat, Polda Jatim Waspadai Kejahatan Jalanan

Kabid Humas Kombes Frans Barung Mangera

Surabaya (beritajatim.com) -Polda Jawa Timur terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan seperti Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Oleh karena itu, Polda akan terus menggelar operasi kemandirian yang fokus memberantas kejahatan jalanan.

“Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan sudah menyatakan kepada publik bahwa Curanmor ini justru menurun, yang meningkat adalah justru kejahatan jalanan, Curas dan Curat,” ucap Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Barung Mangera di Balai Wartawan, Senin (9/12/2019).

Barung menyebut, tingginya angka kejahatan jalanan berupa Curat dan Curas disebabkan oleh kenakalan remaja, kemudian hasrat pelaku untuk mendapatkan sesuatu dengan mudah tanpa bekerja keras terlebih dahulu, “Sehingga dua hal ini, yang menjadi fokus kita,” singkat Barung.

Kemudian masalah ekonomi, dikatakan Barung, juga menjadi penyebab utama tingginya angka kejahatan jalanan.

Di Jawa Timur sendiri, ada tiga daerah yang memiliki angka Curat dan Curas tinggi. Yakni, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang. Alasannya, karena ketiga daerah tersebut merupakan wilayah padat penduduk.

“Dan disana dimana terjadi perputaran ekonomi yang cukup tinggi dan menjadi fokus kita. Dan refleksi akhir tahun meningkat beberapa kejahatan dan harus menjadi antisipasi di tahun 2020,” tutupnya. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar