Hukum & Kriminal

Mengaku Bisa Gandakan Uang, 4 Orang Diamankan Polda Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Empat orang pelaku diamankan oleh Ditreskrimum Polda Jatim. Mereka adalah Ruri, Andrian, Virman dan Toni. Para tersangka diamankan karena terkait sindikat kasus tipu gelap dengan modus penggandaan uang yang terjadi di Kecamatan Sempolan, Kabupaten Jember.

Dalam menjalankan aksi tipu, para tersangka mempunyai peran yang berbeda. Yang pertama Ruri ini dari Sambas, Sumatera Utara. Yang mencari korbannya, ia yang meyakinkan korban agar mau menggandakan uangnya.

Lalu Andrian, pria asal Masahi Seram Utara, Ambon. Kata Pitra, pelaku ini yang menyamar sebagai seorang kiai sekaligus guru yang berpura-pura bisa menggandakan uang korban menjadi berpuluh kali lipat.

“Ia (mengaku) mempunyai kemampuan untuk itu (menggandakan uang), kemudian ini yang menggantikan uang di koper itu,” Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie, Rabu (27/11/2019).

Kemudian pelaku lain asal Jember, yakni Ahmad Virman. Disampaikan Pitra, Virman berperan sebagai murid dari Andrian. Sama halnya dengan Andrian, Virman juga mengaku bisa menggandakan uang korban. Termasuk bertugas untuk membagi-bagikan uang hasil kejahatan kepada pelaku lain.

Sementara Toni, dalam aksinya bertindak sebagai sopir yang membawa korban untuk dipertemukan kepada Andrian, sang kiai palsu.

Keempat pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolda Jatim guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan ada korban lain.

“Mereka ini ditahan semuanya, (dikenakan) pasal 378 pasal 372 junto pasal 55. Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” ujarnya. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar