Hukum & Kriminal

Melanggar Jam Malam PSBB, 30 Orang di Gresik Di-rapid Tes

Gresik (beritajatim.com) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Gresik, resmi diperpanjang hingga Lebaran. Namun, masih ada warga yang melanggar jam malam. Seperti dialami 30 warga yang terjaring razia aparat gabungan di sejumlah jalan Kota Gresik.

Dari 30 warga itu, terdiri dari 28 laki-laki dan 2 orang perempuan. Mereka langsung dirapid tes oleh tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Hasil rapid tes ada 8 orang yang suhunya mencapai 37 derajad celcius. Usai menjalani rapid tes semua warga yang terjaring razia itu diberi surat teguran.

Kepala Satpol PP Gresik, Abu Hasan mengatakan, razia jam malam selama pemberlakuan PSBB terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kami terus melakukan penertiban serta penindakan terhadap warga yang masih beraktivitas di jam malam PSBB,” katanya, Senin (11/05/2020).

Menurut Abu Hasan, dirinya menghimbau agar masyarakat mematuhi peraturan yang diberlakukan. Bagi warga yang terjaring razia identitasnya didata agar tidak mengulangi lagi.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Gresik, AKP Yudhi Prasetio menuturkan, dalam razia itu ada sejumlah personel yang dilibatkan. Mulai dari unsur Kepolisian, TNI (Kodim 0817), Satpol PP serta unsur personel Dinas Kesehatan (Dinkes). “Razia seperti ini akan terus bergerak tidak hanya di dalam kota melainkan juga di daerah lainnya,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar