Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Melahirkan di Tegalan, Ibu Tinggalkan Bayinya karena Malu Hubungan Gelap

Warga menggendong bayi laki-laki yang ditemukan di gubug (foto : ist)

Sumenep (beritajatim.com) – Warga Desa Daandung, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki si sebuah gubuk di Dusun Daandung.

“Saat ditemukan bayi yang diduga baru saja lahir itu dibungkus kain sarung, masih berlumuran darah,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (08/05/2022).

Warga pun melaporkan penemuan bayi itu ke aparat desa dan Polsek setempat. Dari hasil penyelidikan aparat kepolisian dan informasi warga, bayi laki-laki itu anak dari Tinawa alias Sanawati (40), warga setempat. Tinawa sendiri yang membuang bayinya ke sebuah gubuk.

Warga menunjukkan gubuk tempat bayi dibuang oleh ibu kandungnya (foto : ist)

“Saat dimintai keterangan, Tinawa mengaku terpaksa membuang bayinya karena malu bayi itu hasil hubungan gelap dengan seorang laki-laki berinisial IM,” ungkap Widiarti.

Ia menjelaskan, menurut pengakuan Tinawa, saat ia pergi ke ladang, ia merasa perutnya sakit. Lima jam berikutnya, Tinawa melahirkan sendiri bayi laki-laki di tengah tegalan. “Karena takut dan malu, Tinawa membuang bayinya,” ujar Widiarti.

Selanjutnya Tinawa berikut barang bukti berupa 1 sarung/ jarik warna coklat terdapat bercak merah diduga bekas darah, 2 ember kecil, dan 1 kaos lengan panjang warna merah muda, dibawa dan diamankan ke Polsek Kangayan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Tinawa dijerat pasal 305 subsider 307 subsider 308 KUH Pidana, yakni tindak pidana meninggalkan anak atau membuang anak yang baru lahir,” terang Widiarti. [tem/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev