Hukum & Kriminal

MD Korban Pemerkosaan Belum Siap Dikonseling

Foto ilustrasi.

Gresik (beritajatim.com) – Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Pemkab Gresik melihat MD (16) gadis yang menjadi korban pemerkosaan asal Benjeng, Gresik kondisinya belum siap dikonseling.

Kabid Perlindungan Perempuan, Anak dan Pengarusutamaan Hak Anak, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Gresik, Soerati Mardiyaningsih, selama mendampingi korban mengatakan psikis korban masih belum stabil karena banyak faktor. Apalagi untuk memastikan kondisi psikologi dan kandungannya.

“Kami belum bisa melakukan konseling karena korban masih trauma psikis,” ujarnya, Rabu (6/05/2020).

Seperti diberitakan, MD gadis dibawah umur mengandung 7 bulan setelah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan Sugianto (50) yang masih pamannya sendiri. Akibat kejadian itu, MD yang semula periang kini lebih banyak mengurung diri di rumah.

“Nanti kalau kondisi psikis korban siap dikonseling. Kami baru bisa mengetahui psikologi dan kandungannya,” ungkap Ningsih.

Ia menambahkan, secara bertahap pihaknya memberikan pendampingan. Termasuk kandungannya juga akan dikonsultasikan ke bidan atau dokter spesialis kandungan.

“Banyak faktor yang mempengaruhi kondisi psikis korban sehingga belum siap dikonseling, termasuk ditemuinya korban oleh sejumlah orang tak dikenal,” imbuhnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar