Hukum & Kriminal

Polres Mojokerto

Mau Lawan Polisi, Pencuri Motor pun Ditembak

Mojokerto (beritajatim.com) – Team Resmob Reskrim Polres Mojokerto melumpuhkan pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Abdul Kholik (27) warga Kecamatan Krembangan dan Irwan Priyanto (30) warga Kecamatan Bubutan, Kota Mojokerto. Keduanya diamankan bersama tiga komplotannya.

Yakni Mahfud (28) warga Kecamatan Krembangan, Mat Kusaeri (45) dan Sahit (33) warga Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya. Ketiganya merupakan penadah sepeda motor curian dari dua pelaku yang berhasil dilumpuhkan timah panas petugas sebelumnya. Ke-limanya diamankan pada, Senin (27/1/2020) kemarin.

“Para pelaku masih dalam pengembangan petugas karena masih ada satu pelaku lagi yang masih buron. Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan petugas karena melawan. Pelaku merupakan residivis kasus yang sama,” ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Deby DP Hutagalung, Rabu (29/1/2020).

Masih kata Kapolres, dua pelaku dari lima pelaku yang diamankan petugas terpaksa dilumpuhkan petugas karena membahayakan sekaligus mengancam keselamatan petugas. Dua pelaku yang berusaha melakukan perlawanan dan mencoba melukai petugas, hingga berusaha melarikan diri.

“Yang kita tembak adalah eksekutor dan joki yakni Abdul Kholik dan Irwan Priyanto. Saat beraksi, mereka saling membagi peran. Sementara tiga pelaku lainnya merupakan penadah dan menjual hasil kejahatan kedua pelaku. Setiap beraksi, keduanya merencanakan terlebih dahulu,” katanya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Deby DP Hutagalung merealese pelaku curanmor di halaman Mapolres Mojokerto, Rabu (29/1/2020). [Foto: misti/bj.com]
Seperti aksi pada, Sabtu (11/1/2020) lalu. Kedua pelaku merencanakan aksinya di rumah sang eksekutor sekira pukul 02.00 WIB. Keduanya kemudian mengarahkan sepeda motor Yamaha Vega R melakukan penyisiran dari Krian, Kabupaten Sidoarjo sampai akhirnya di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Tepat di Jalan Raya Kembangsri, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto pelaku melihat kantor travel dalam kondisi pintu terbuka. Sementara penjaga travel, Muhammad Fernanso (19) warga Desa Telogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang sedang tidur pulas, sedang kontak motor ditaruh di meja.

Kurang dari lima menit, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam nopol W 3699 ZD dan satu buah Handphone (HP) merk Oppo A71 warna hitam. Para pelaku berhasil diringkus setelah petugas melihat rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV).

“Pengungkapan ini memang bermula dari rekaman CCTV yang terpasang di lokasi. Dari rekaman wajah kamera pengintai itu, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas para pelaku sekaligus menangkapnya komplotannya. Dari hasil intrograsi, ada juga TKP lain di Surabaya,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan diketahui jika eksekutor merupakan residivis. Pelaku pernah ditahan dengan kasus yang sama di Kota Surabaya. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar Rp6,7 juta.

Selain mengamankan pelaku spesialis curanmor dan penadah, petugas juga mengamankan barang bukti. Yakni satu unit sepeda motor Yamaha Vega R nopol L 2119 PC yang menjadi sarana pelaku beraksi, satu buah HP merk OPPO warna hitam dan rekaman CCTV saat pelaku beraksi. Para pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan 5 KUHP. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar