Hukum & Kriminal

Masuki Masa Tenang Pilkada, Polresta Sidoarjo Razia Yustisi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Jelang masa tenang Pilkada Sidoarjo 2020, Polresta Sidoarjo dan jajaran Polsek se-Sidoarjo mulai intensif menggelar razia yustisi.

Sasaran razia adalah warga yang beraktifitas dengan tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti berpergian tidak menggunakan masker dan lainnya. Masyarakat yang berkerumun atau saat berkendara tidak menggunakan masker, diberikan sanksi berupa surat tilang dan jadwalnya sidangnya sepekan setelah mendapat surat tilang.

Para pelanggar yang terjaring, dikumpulkan dan berikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, razia ini dilakukan dengan harapan agar kondusifitas pelaksaan Pilkada di hari tenang berjalan sesuai harapan bersama.

“Suasanya biar tetap kondusif, tenang, tentrem dan adem,” katanya usai razia di Jalan Brigjen Katamso Desa Janti, Kecamatan Waru, Sabtu (5/12/2020) malam.

Razia yang sama akan digelar secara intensif. Razia akan dilakukan tiga kali dalam sehari dengan titik yang berbeda. “Razia akan digelar oleh semua jajaran polsek yang ada,” tegasnya.

Disinggung soal Covid-19, Sumardji menjelaskan, Covid-19 di Sidoarjo masih bisa dikendalikan dengan baik dan kategori masuk zona oranye, kurang sedikit mendekati zona kuning. “Ya syukur kalau pada 9 Desember nanti masuk kategori zona yang bertambah lebih baik lagi,” harapnya.

Dalam razia ini tingkat pelanggaran juga tergolong kecil. Artinya masyarakat lebih banyak mematuhi protokol kesehatan. Hanya ada sebagian kecil yang melanggar dan terjaring dalam razia ini.

Pengamatan di lapangan, para pelanggar yang mendapat surat tilang mayoritas para pemuda. Ada juga pasangan suami isteri yang ikut terjaring dalam razia ini. Pelanggar ditilang mulai sengaja tidak memakai masker, bawa masker tidak dipakai dan ada juga yang maskernya ketinggalan. [isa/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar