Hukum & Kriminal

Maling Sapi Marak, Polisi Lumajang Terjunkan Anjing Pelacak

Anggota Polres Lumajang sedang melacak pelaku pencurian sapi menggunakan anjing K-9

Lumajang (beritajatim.com) – Pencurian sapi kembali marak di Lumajang. Aparat kepolisian menggunakan anjing pelacak K-9 untuk memburu jejak pelaku dan mencari sapi yang dicuri.

“Kita pakai K-9 untuk melacak sapi warga yang dicuri,” kata Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar kepada wartawan, Kamis (9/1/2020).

Dia berharap, ketika ada kejadian bisa dilaporkan ke aparat kepolisian melalui call center. Tim dari Panther dan Cobra akan terjun langsung ke lokasi untuk melacak. “Kemarin di Pasirian ditemukan sapinya, sekarang di Yosowilanggun sudah ditemukan,” paparnya.

Kapolres Lumajang mengajak masyarakat melalui Satgas Keamanan Desa (SKD) tetap aktif melakukan siskamling. Kemudian para pemilik sapi ternak tetap menggunakan rantai besi untuk mengikat. “Usai pelaksanaan Pilkades, marak terjadi maling sapi, kita akan ungkap siapa dalangnya,” ungkap Adewira.

Tim Panther dari unit Shabara Polres Lumajang sudah memback-up jajaran Polsek untuk patroli malam hari. Kawasan rawan kejahatan pencurian sapi juga terus diawasi dengan sistem buka tutup jalan desa. “Dari beberapa kejadian, sapi berhasil ditemukan, rata-rata disembunyikan dulu,” pungkasnya. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar