Hukum & Kriminal

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Sampang Ditahan Kejaksaan

Moh Jupri Riyadi Mantan Kepala Disdik Sampang memakai rompi tahanan

Sampang (beritajatim.com) – Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Moh Jupri Riyadi ditahan Kejaksaan Negeri setempat, Senin (30/9/2019) sore. Pantauan di kantor Kejaksaan, sebelum ditahan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) mantan pejabat tersebut diperiksa penyidik selama 3 jam lamanya.

Meski demikian, Jupri sempat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan saat dirinya mengenakan rompi bertuliskan tahanan sebelum memasuki mobil untuk dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB setempat.

Menurut Jupri, dirinya sangat kaget, sebab hanya sebagai pelapor dalam peristiwa ambruknya pembangunan RKB SMP Negeri 2 Ketapang. Meski begitu, ia menerima dengan ikhlas.

“Saya yang menjadi pelapornya, tapi sekarang justru berubah menjadi tersangka. Padahal, sebelumnya saya sudah mengirim surat teguran kepada CV untuk memperbaiki semasa pemeliharaan tapi tidak diindahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sampang, Edi Sutomo mempersilakan Jupri Riyadi untuk bisa membuktikan pernyataan tersebut dalam persidangan. “Silahkan dibuktikan di persidangan nanti, kalau punya alat bukti kuat, silakan dibuktikan,” tegasnya.

Sekedar diketahui, saat RKB SMP Negeri 2 Ketapang ambruk, Jupri sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek senilai Rp 134 juta. Proyek itu dikerjakan oleh inisial MT dengan meminjam kepada Abd Aziz selaku Direktur CV Amor Palapa.

Abd Aziz diberi uang Rp 2,5 juta setelah berhasil meminjamkan CV. Di tengah perjalanan, ternyata MT masih melemparkan pekerjaan proyek tersebut kepada NR, nilainya pun menjadi kecil yaitu Rp 75 juta. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar