Hukum & Kriminal

Mantan Kadispora Gresik Jairuddin Dituntut 1,4 Tahun Kurungan

Gresik (beritajatim.com)– Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Gresik, Jairuddin dituntut kurungan, atau penjara 1,4 tahun oleh JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Selain dituntut kurungan, Jairuddin juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar 50 juta subsidair 1 bulan penjara.

Sidang dengan agenda tuntutan ini di gelar di Pengadilan Tipikor, Surabaya dengan Majelis Hakim diketuai Rahmat. Dalam Tuntutannya JPU menilai bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan dengan sengaja melakukan tindak pidana korupsi pemotongan 5 persen dari anggaran dua kegiatan yakni Paskibraka dan car free day tahun 2017.

“Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan, denda 50 juta subsidiar 1 bulan dan uang pengganti kerugian negara sebesar 103.360.811,” ujar Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto saat pembacaan sidang tuntutan, Senin (22/04/2019).

Dalam tuntutannya itu, terdakwa terbukti melanggar pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2011 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sidang ditunda minggu depan dengan agenda pledoi dari kuasa hukum terdakwa.

Menanggapi hal ini, Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto mengatakan bahwa terdakwa Jairuddin telah mengembalikan kerugain negara sebesar 103.360.811.

“Kerugiannya sudah dikembalikan, makanya ada keringanan tuntutan. Akan tetapi pengembalian kerugian tidak menutup pidana yang dilakukan,” pungkasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar