Hukum & Kriminal

Mantan Camat Duduksampeyan Gresik Segera Disidang

mantan Camat Duduksampeyan Gresik Suropadi (pakai rompi merah) saat dibawa petugas Kejaksaan Negeri Gresik

Gresik (beritajatim.com)– Mantan Camat Duduksampeyan, Gresik yang kini jadi pesakitan di penjara Suropadi, dalam waktu dekat segera disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sidoarjo.

Camat non aktif itu, diseret ke pengadilan tipikor karena diduga menyalahgunakan pengelolaan keuangan. Sehingga, negara mengalami kerugian Rp 1,041 miliar.

Terkait dengan itu, penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gresik melimpahkan berkas kepada penuntut umum (JPU) yang selanjutnya diserahkan ke kuasa hukumnya Fajar Julianto.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo menuturkan, penyidikan perkara dugaan korupsi anggaran di Kecamatan Duduksampeyan telah selesai.

“Tadi pukul 11.00 siang, dilakukan tahap dua, jaksa penyidik melimpahkan berkas perkara dan tersangka kepada JPU,” tuturnya, Jumat (8/04/2021).

Dymas menambahkan, tersangka Suropadi  yang sudah non aktif sudah tahu karena saat penyerahaan berkas didampingi oleh tim kuasa hukumnya Fajar Yulianto.

“Terdakwa tetap ditahan dalam waktu dekat JPU akan melimpahkan berkas perkara Suropadi kepada Pengadilan Tipikor di Sidoarjo,” imbuhnya.

Sementara itu saat di konfirmasi terkait perkara dugaan korupsi anggaran di Kecamatan Duduksampeyan segera disidangkan pihak kuasa hukum Suropadi, Fajar Yulianto membenarkan pelimpahan tahap dua itu.

“Iya benar kita ikuti saja hukum acaranya, hanya mengharap agar tidak terlalu lama untuk segera dilimpahkan dan sidangkan,” ungkapnya.

Kendati demikian kata Fajar, dirinya tetap mengupayakan kliennya agar ada pengalihan penahanan.

“Kami tetap akan mengupayakan pengalihan jenis penahanan jika telah beralih kewenangan ke majelis Hakim,” katanya.

Seperti diberitakan, tersangka Camat Duduksampeyan Suropadi ditahan oleh Kejari Gresik atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran Kecamatan selama tiga tahun sejak tahun 2017-2019. Suropadi ditahan sejak 15 Februari 2021.

Hasil audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Gresik, selama kurun waktu  3 tahun, negara dirugikan sekitar 1,041 Miliar. Kuasa hukumnya sempat mengajukan pengalihan penahanan dari rutan Gresik ke tahanan kota. Namun, upaya pengalihan penahanan tidak dikabulkan oleh jaksa. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar