Hukum & Kriminal

Mangkir dari Sidang Gugatan, PT ADS Tunggu Panggilan Ulang

Bojonegoro (beriajatim.com) – Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro Lalu M Syahril Majidi menunggu panggilan ulang dari Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro terkait dengan kasus gugatan terhadap kerja sama pengelolaan Partisipating Interest (PI) Blok Cepu, Rabu (5/8/2020).

“Sebagai lembaga negara yang taat hukum, kami akan mendatangi penggilan pengadilan terkait dengan gugatan yang dilayangkan kepada PT ADS,” ujar Lalu yang baru dilantik kemarin.

Sidang perdana kasus gugatan terhadap kerja sama pengelolaan PI Blok Cepu yang dilayangkan Agus Susanto Rismanto digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro Selasa (4/8/2020). Sidang akhirnya ditunda karena dari empat tergugat hanya satu yang hadir yakni perwakilan dari Pemkab Bojonegoro.

Sebagai tergugat PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) saat itu tidak hadir. Selain ADS, tergugat lain juga mangkir, di antaranya PT Surya Energi Raya (SER) sebagai penyandang dana PT ADS, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara Kuasa Hukum PT SER Ilya Sumono mengungkapkan, belum mengetahui adanya surat panggilan sidang gugatan yang dilayangkan kepada kliennya. “Saya belum tahu apakah ada surat panggilan dari PN, karena kuasa saya datang ke Bojonegoro hanya untuk menghadiri RUPS,” ujarnya kemarin.

Sekadar diketahui, Agus Susanto Rismanto, mantan Anggota DPRD Bojonegoro dua periode dari tahun 2004 – 2014 itu sudah tiga kali menggugat rezim kepemimpinan Bojonegoro untuk menyelesaikan bentuk kerja sama pengelolaan PI Blok Cepu yang dinilai merugikan masyarakat Bojonegoro.

Dia berharap dalam gugatan kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro lebih memihak kepada kepentingan rakyat di atas kepentingan politik. “Pemkab harus segera meyelesaikan cash call dan melakukan renegosiasi kerja sama pengelolaan PI Blok Cepu,” ujar Gus Ris, sapaan akrab Agus Susanto Rismanto.

Sementara, karena tergugat banyak yang tidak hadir sehingga sidang ditunda, dan akan digelar kembali pada 25 Agustus 2020 mendatang. Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PN Bojonegoro Salman Alfarasi dengan hakim anggota Isdarianto dan Ainun Arifin. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar