Hukum & Kriminal

Maling Sepeda Motor di Sumenep Terekam CCTV

Tangkapan layar CCTV perumahan saat tsk membawa kabur sepeda motor korban (foto/ temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Nasib apes menimpa Fauzan Adhima (32), warga Jl. MH. Thamrin, Desa Pangarangan, Kecamata Kota Sumenep. Pemuda ini tertangkap warga usai mencuri sepeda motor di Perumahan Graha Arya Wiraraja, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

Tersangka mencuri sepeda motor milik Wadut, warga Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget yang tengah parkir di rumah Syaiful Arifin, warga Perumahan Graha Arya Wiraraja. Korban merupakan tukang yang sedang melakukan rehab rumah milik Syaiful.

Versi warga, tersangka datang ke rumah Syaiful, menawarkan galvalum untuk garasi rumah tersebut. Tersangka mengaku bekerja di sebuah bengkel di Desa Gedungan. Ia baru saja menyelesaikan pemasangan galvalum milik Ramli, tetangga Syaiful.

Tanpa diduga, ketika Syaiful masuk ke rumah, tersangka membawa kabur sepeda motor Vario hitam nopol M 5379 TM milik korban yang sedang diparkir di halaman rumah Syaiful. Menyadari sepeda motor hilang, Syaiful dan Wadut (pemilik Vario), langsung berlari keluar dan berteriak maling.

Syaiful pun mengambil sepeda motornya berusaha mengejar pelaku. Sejumlah warga yang mendengar teriakan Syaiful spontan keluar rumah. Ketika mengetahui ada pencurian sepeda motor, warga langsung membuka rekaman CCTV di perumahan tersebut. Dalam rekaman CCTV itu, terlihat bahwa tersangkalah yang membawa kabur vario milik korban.

“Pelaku ini sebenarnya ke perumahan naik sepeda motor. Tapi diparkir di dekat musala perumahan, karena dia baru menggarap galvalum di dekat musala. Di CCTV itu terlihat, pelaku datang ke rumah Pak Syaiful dengan berjalan kaki. Kemudian keluar rumah Pak Syaiful mengendarai Vario,” kata Ketua RT 05/ RW 05, M. Zainal Fatah, Senin (8/2/2021).

Tersangka saat diamankan di Polsek Kota Sumenep (foto/temmy)

Tak berselang lama, pelaku datang kembali ke perumahan untuk mengambil sepeda motornya. Melihat itu, warga yang mengenali wajah dan baju tersangka dari CCTV, langsung mencegat tersangka. “Semula tersangka mengelak. Namun setelah didesak dan diperlihatkan rekaman CCTV, tersangka tidak bisa mengelak,” ujar Zainal.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membenarkan kejadian curanmor itu. Saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek Kota, untuk menjalani proses pemeriksaan. “Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku membawa sepeda motor hasil curiannya ke penitipan sepeda motor di RSUD dr H. Moh. Anwar,” ungkap Widiarti sembari mengatakan bahwa tersangka dijerat pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar