Hukum & Kriminal

Maling Sapi di Banyuwangi Diduga Pakai Potasium

Petugas SPKT Polsek Tegaldlimo Bripka Iwan B memeriksa bangkai sapi yang ditinggalkan pencuri di area persawahan Desa Kedungwungu. [Foto/Rindi]

Banyuwangi (beritajatim.com) – Polisi Sektor (Polsek) Tegaldlimo mendatangi lokasi pencurian hewan di Dusun Sumberkepuh, Desa Kedungwungu. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi yang tak jauh dari kandang sapi.

Polisi mendapati sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian. Diduga, barang-barang itu digunakan kawanan pencuri untuk melancarkan aksinya.

“Di TKP, petugas kami Bripka Iwan B dan Bripka Bayu PS menemukan 1 buah botol air mineral, 1 buah toples plastik kecil berbau alkohol, 1 buah kresek warna merah, 1 buah karung beras. Modus curhewan menggunakan potasium,” kata Kapolsek Tegaldlimo AKP Priyono melalui Kanit Reskrim Polsek Tegaldlimo Ipda Wignyo Asmoro, Sabtu (28/12/2019).

Hingga kini, petugas kepolisian masih memburu kawanan pencuri spesialis penjagal sapi ini. Polisi mengumpulkan barang bukti dan mendalami kasus tersebut. “Di sekitar lokasi, juga ditemukan satu bagian kaki yang tertinggal,” katanya.

Sebelumnya, sapi jenis simental milik Suroto (58) warga Dusun Sumberkepuh, Desa Kedungwungu Kecamatan Tegaldlimo hanya tinggal tubuh dan kepalanya saja. Bagian lain, seperti kaki depan dan paha belakang sudah hilang. Aksi ini dilakukan kawanan pencuri spesialis penjagal sapi sekitar dini hari, Sabtu (28/12/2019). Tubuh sapi ditemukan tak jauh dari rumah pemilik. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar