Hukum & Kriminal

Maling Bobol Ruang Lab Komputer SMPN 2 Bangilan, Belasan Unit Raib

Kondisi ruangan Lab Komputer SMP Negeri 2 Bangilan, Kabupaten Tuban yang telah dibobol maling

Tuban (beritajatim.com) – Komplotan pencuri menyatroni beberapa ruangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

Dalam aksinya, pelaku membawa belasan komputer di ruang Laboratorium TIK. Selain itu, pelaku juga membobol dan mengacak-acak ruang guru serta membawa kamera sekolah.

Data yang dihimpun beritajatim.com, Selasa (21/1/2020), aksi pembobolan ruang laboratorium SMP itu diduga terjadi pada Sabtu dini hari dan dilakukan dengan cara mencongkel pintu ruangan komputer itu. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu juga merusak beberapa ruangan di SMP Negeri 2 Bangilan, Tuban itu.

“Tahu-tahu itu pas sudah pagi, kejadian pastinya jam berapa saya tidak tahu. Waktu saya datang di sekolah pintunya labnya sudah terbuka itu,” ungkap Ahmad Syakir, guru penanggungjawab Lab TIK SMP Negeri 2 Bangilan, Tuban.

Syakir menerangkan, ketika dia datang di sekolah itu langsung kaget melihat kondisi ruangan Lab Komputer yang pintunya sudah dalam kondisi jebol. Sedangkan ketika dilakukan pengecekan sejumlah komputer terbaru yang ada di ruangan tersebut, sudah tidak ada di meja.

“Pelakunya merusak pintu, kemungkinan dengan cara mencongkel dan itu di dalam pintu sudah kita pasang teralis, tapi dirusak semua. Setelah saya tahu ya langsung lapor ke Waka Kesiswaan dan kemudian laporan ke polisi,” tambahnya saat menunjukkan ruang Lab Komputer yang telah disatroni maling itu.

Syakir memaparkan bahwa di SMP tersebut terdapat dua ruangan Laboratorium Komputer dan dua-duanya berhasil dijebol pelaku pencurian itu. Namun, pelaku yang masih dalam penyelidikan petugas kepolisian itu hanya membawa 17 komputer yang ada di ruangan sebelah timur saja.

“Yang di ruangan ini ada 40 unit komputer dan yang diambil sebanyak 17 unit. Yang diambil itu tipe baru semua dan baru sekitar dua bulan. Selain itu ada kamera di ruang kantor yang juga dibawa pelaku,” paparnya.

Sementara itu, akibat kejadian pembobolan gedung sekolah yang dilakukan kawanan pencuri itu kerugian ditaksir mencapai Rp 121 juta. Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu telah melakukan olah TKP dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.[mut/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar