Hukum & Kriminal

Malam-malam, Warga Badas Kediri Pergi ke Kebun lalu Bunuh Diri

Polisi sedang melakukan evakuasi terhadap warga yang bunuh diri, Senin (19/7/2021)

Kediri (beritajatim.com) – Ahmad Fatoni (27) asal Dusun Pohblembem Desa/Kecamatan Badas Kabupaten Kediri ditemukan tewas gantung diri di pohon. Pelaku nekat mengakhiri hidupnya diduga karena mengalami depresi.

Kasi Humas Polsek Pare Aipda Peni Indrawati mengatakan, orang yang pertama kali tahu adalah Wahyu (27). Dia diberitahu Zaskia, adik pelaku jika kakaknya sedang sakit dan tidak ada di rumah.

“Adiknya bingung karena yang bersangkutan tidak ada di rumah. Lalu menghubungi saksi Wahyu untuk mencari,”ucap Aipda Peni, Senin (19/7/2021).

Keduanya langsung mencari pelalu. Mereka menuju ke kebun belakang rumah sambil membawa senter. Mereka kaget mendapati pelaku menggantung di pohon bambu menggunakan seutas tali plastik warna biru, pada Minggu (18/7/2021) malam.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke kantor polisi. Petugas yang mendapat laporan, langsung pergi ke TKP. Dari pemeriksaan tubuh pelaku, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas luka akibat penganiayaan.

“Dari keterangan saksi-saksi pelaku ini mempunyai suatu penyakit. Diduga pelaku depresi. Sementara keluarga menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah dan bersedia membuat surat pernyataan,” tutup Aipda Peni.

Akhirnya jenazah pelaku bunuh diri dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan. [nm/ted].



Apa Reaksi Anda?

Komentar