Hukum & Kriminal

Main Pukul Orang di Warung, Pria Asal Ponorogo Diborgol Polisi

(Foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Nasi sudah menjadi bubur, peribahasa itu mungkin yang tepat disematkan kepada Edi Purna Irawan (25). Penyesalan atas aksi penganiayaan yang dia lakukan seolah sia-sia, sebab yang bersangkutan sudah mendekam di hotel prodeo.

Sikap tempramennya itulah membuat petugas kepolisian bertindak tegas menjerat warga Desa Mojorejo Kecamatan Jetis itu dengan pasal 351 KUHP atas tindak pidana penganiayaan.

”Atas perbuatan pelaku, kami jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” kata Wakapolres Ponorogo Kompol Indah Wahyuni, Sabtu (18/1/2020).

Tindak pidana penganiayaan ini berawal dari pelaku berada di salah satu warung di desa setempat. Entah dipicu karena masalah apa, pelaku terlibat cekcok dengan salah satu pengunjung warung. Tidak ingin ada keributan di warung, korban sebut saja namanya Putra, menuju warung dengan niat ingin melerai cekcok tersebut.

”Sebelum dianiaya, korban ini berniat melerai percekcokan antara pelaku dan pengunjung warung,” katanya.

Namun nasib naas yang diterima korban, niat baik ingin melerai itu justru dapat balasan bogem mentah dari pelaku. Secara membabi buta, pelaku menghujani pukulan ke tubuh korban, yang membuat korban tersungkur.

”Pelaku tidak sedang dipengaruhi alkohol saat menganiaya korban, dia sadar,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar