Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Mahfud MD : Pemprov Papua Raih WTP Bukan Berarti Tidak ada Korupsi

Menko Polhukam Mahfud MD.

Malang (beritajatim.com) – Menko Polhukam RI Mahfud MD mengatakan meski Pemerintah Provinsi Papua meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bukan berarti tidak ada tindak pidana korupsi di pemerintahan provinsi Papua.

Mahfud mengatakan, banyak lembaga yang berstatus WTP berkali-kali tetapi kantornya ditemukan sejumlah pejabatnya korupsi. Seperti saat ini di Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe yang kini berstatus tersangka KPK ditengah capaian WTP.

“Ada berita itu Papua mendapatkan penghargaan dari Menkeu karena pengelolaan keuangannya. WTP sudah 7 kali berturut-turut, sehingga dipertanyakan kenapa korupsi, berarti salah ya enggak. Selama ini orang-orang yang korupsi itu kantornya WTP semua,” kata Mahfud di Malang.

“Saya mimpin MK sampai sekarang sudah belasan kali WTP, tapi ada koruptornya dua. Lho WTP ada korupsinya tidak. Ya banyak. MA sekretarisnya masuk penjara sekarang kan WTP, baru beberapa minggu pesta WTP tangkap,” imbuh Mahfud.

Mahfud menuturkan, kasus korupsi di Papua sama dengan lembaga lain yang berstatus WTP. Segala tindak pidana korupsi memungkinan terjadi. Sebab, WTP hanya melaporkan kesesuaian transaksi yang dimasukkan dalam laporan keuangan.

“Jadi sama dengan Papua ini. Karena WTP itu bukan menjamin tidak adanya korupsi.  WTP itu hanya kesesuaian transaksi yang dimasukkan dalam laporan keuangan.  Kesesuaian transaksi, sedangkan yang lain tidak dimasukkan dalam laporan keuangan kan beda,” tandas Mahfud. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar