Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Mahasiswanya Ditangkap Densus 88, Citra Kampus UB Malang Tercoreng

Wakil Rektor III UB Abdul Hakim.

Malang (beritajatim.com) – Wakil Rektor III Universitas Brawijaya (UB) Abdul Hakim mengatakan bahwa penangkapan IA (22 tahun) oleh Densus 88 Mabes Polri akibat kasus terorisme mencoreng citra kampus di mata masyarakat. Sebab, IA bagian dari sivitas akademika UB. IA mahasiswa fakultas FISIP jurusan Hubungan Internasional (HI).

“Kami prihatin karena bagaimana pun peristiwa ini telah mempengaruhi image (citra) masyarakat ke UB,” kata Abdul Hakim, Kamis (26/5/2022).

Abdul Hakim menuturkan, pihak kampus akan lebih memperketat pengawasan kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus untuk mencegah kasus serupa terjadi di kemudian hari. Menurutnya, penangkapan mahasiswa karena dugaan kasus terorisme mempengaruhi citra kampus.

“Kita ketahui UB adalah universitas besar tingkat nasional termasuk 10 besar terbaik indonesia dan berada di ranking 801 dunia. Untuk itu kami akan melakukan segala daya upaya untuk mencegah kegiatan serupa terjadi di kemudian hari,” ujar Abdul Hakim.

Informasi di lapangan saat penggeledahan di rumah kost di kawasan Dinoyo Permai, Kota Malang pada Senin (23/5/2022). Densus 88 mengamankan tiga buah bendera bertuliskan kalimat tauhid. Selain tiga bendera bertuliskan kalimat tauhid. Polisi juga mengamankan buku lalu satu paket lengkap busur panah, pisau komando, jaket loreng, laptop hingga flasdisk.

“Saya selaku wakil rektor III masih dalam proses pengumpulan data. Staf saya sedang mencari dia (IA) berjejaring dengan kelompok diskusi mana atau unit kegiatan kampus yang mana sedang kita kumpulkan. Selanjutnya, karena mahasiswa sudah ditangani pihak berwajib. Prosesnya kami serahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang,” tandasnya. [luc/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar