Hukum & Kriminal

Mahasiswa Pengedar Ganja Ditangkap Polresta Malang Kota

Polresta Malang Kota merilis mahasiswa pengedar ganja.

Malang (beritajatim.com) – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Malang Kota menangkap dua mahasiswa di Malang berinisial RW (23) dan MS (26), pada 14 Mei 2020 lalu. Mereka ditangkap karena mengedarkan ganja.

Tersangka RW ditangkap di rumahnya Jalan Piranha Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dia ditangkap beserta barang bukti narkoba sabu seberat 80,32 gram. Sementara tersangka MS ditangkap di rumahnya Jalan Kolonel Sugiono Kecamatan Sukun. RW kedapatan memiliki ganja seberat 3,43 kilogram yang dikemas dalam empat paket.

“Tersangka RW ditangkap bersama barang bukti sabu seberat 80,32 gram. MS ditangkap dengan barang bukti ganja seberat 3,43 kilogram,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata, Selasa, (23/6/2020).

Leonardus mengatakan, kedua tersangka mengaku mendapatkan ganja dari seseorang berinisial ABD yang saat ini dalam pencarian polisi. Mereka mendapat kiriman barang sebanyak tiga kali dengan sistem ranjau di Jalan Sigura-gura. Kiriman pertama pada bulan Januari lalu seberat 2 kilogram, kemudian kiriman kedua pada Maret lalu seberat 3 kilogram. Terakhir 1 Mei 2020 lalu.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait dimana saja mereka menjual barang haram ini. Mereka mendapat keuntungan dari penjualan senilai Rp 1 juta per kilogram ganja yang terjual,” tandas Leonardus.

Akibat perbuatannya, tersangka RW dikenai pasal 111 ayat 1 dan 114 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 6 hingga 20 tahun penjara. Sedangkan MS dikenai pasal 111 ayat 2 dengan ancaman penjara 5 sampai 20 tahun. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar