Hukum & Kriminal

Macet, Jambret Ini Justru Nekat Ambil Ponsel Kemudian Dihajar Massa

Pelaku penjambretan saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Minggu (27/10/2019).(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Terjebak kemacetan bukannya menjadikan pelaku kejahatan ciut nyali. Seorang penjambret di Surabaya tepatnya di wilayah Hukum Wonokromo babak balur dihajar massa karena ketahuan ambil ponsel.

Ipda Arie Kanit Reskrim Polsek Wonokromo menjelaskan pelaku diketahui bernama Dodi Triono ini tergolong nekat.

“Saat ramai di kemacetan justru beraksi. Karena ketahuan korban, aksi pelaku pun berujung amukan massa di Jalan Jagir, Wonokromo,” jelasnya kepada beritajatim.com, Minggu (27/10/2019).

Menurut Ipda Arie, korban yang diketahui bernama Raditya Yuniar (24) yang saat itu berboncengan dengan adiknya dipepet oleh Dodi karena sang adik menyimoan ponsel di tasnya, pelaku yang mengetahui itu pun lantas beraksi mengambil ponsel pinter tersebut.

Usai mengetahui aksi pelaku, adik korban yang tak djsebutkan identitasnya ini pun langsung teriak maling.

Tak pelak khalayak di sekitar lantas menghentikan pelaku yang putar balik dan hendak lari. Karena kondisi macet, pelaku pun lantas tertangkap dan emosi massa pun tak bisa diredam.

“Usai babak belur dikeroyok massa, petugas patroli tiba dan pelaku diamankan. Beruntung nyawa pelaku masih bisa diselamatkan,” tandasnya.

Kini pelaku dan barang bukti sepeda motor serta ponsel pintar korban sudah diamankan guna menjalani pemeriksaan. (man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar