Hukum & Kriminal

Mabuk lalu Jambret Motor, Rino Dituntut 3 Tahun Penjara

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riny NT dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mengajukan tuntutan tiga tahun pada Rino Adi Kumala Candra dan Mohammad Kodir, dua terdakwa pelaku jambret yang dalam aksinya mengendarai motor sport jenis CBR, Senin (13/7/2020).

Dalam berkas tuntutan yang dibacakan pada sidang secara online di Pengadilan Negeri Surabaya ini, jaksa menilai perbuatan kedua terdakwa telah terbukti melanggar pasal 365 ayat (2) ke-1 jo ke-2 KUHP.

“Menuntut terdakwa masing-masing selama tiga tahun penjara,” ujar JPU Riny NT di hadapan ketua majelis hakim Martin Ginting.

Menanggapi tuntutan jaksa, kedua terdakwa memohon keringanan hukuman secara lisan kepada majelis hakim.

“Saya menyesal dan mengaku salah. Mohon keringanan Pak hakim,” ujar Rino dan diikuti Kodir.

Untuk diketahui, sebelum beraksi, kedua terdakwa ini sengaja menenggak miras di warkop. Dalam kondisi mabuk, mereka mencari sasaran korban dengan mengendarai CBR.

Setibanya di kawasan Mayjen Sungkono, keduanya melihat korban Aquita Valentina Putri mengendarai motor. Terdakwa lalu memepet motor korban dan menarik tas.

Begitu berhasil, motor terdakwa nengarah ke Banyuurip. Hingga akhirnya ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya. eno

Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar