Hukum & Kriminal

Ungkap Kasus Narkoba 2018-2019

Lulusan SMP/SMA Dominasi Kasus Narkoba di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Pendidikan SMP/SMA dan sederajat, mendominasi kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan pil koplo di wilayah hukum Polres Pamekasan, yang terjaring operasi sejak 2018 hingga 2019.

Hal tersebut berdasar hasil ungkap kasus yang dilakukan aparat penegak hukum dalam kurun waktu dua tahun terakhir, tercatat sebanyak 98 tersangka pada 2018, serta sebanyak 127 tersangka pada 2019 .

“Tersangka penyalahgunaan narkoba pada 2018, tercatat sebanyak 79 orang dari total sebanyak 91 orang merupakan tersangka pada tingkat pendidikan SMP/SMA dan sederajat. Sisanya sebanyak 14 tersangka lulusan SD dan lima orang lainnya Perguruan Tinggi,” kata Kasat Reskoba Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto, Sabtu (4/1/2020).

Dari total 91 tersangka narkoba pada edisi 2018, sebagian besar berusia produktif, yakni sebanyak 37 tersangka berusia 20 hingga 24 tahun serta sebanyak 54 tersangka berusia 25 hingga 64 tahun.

Sedangkan tujuh tersangka lain pada kasus penyalahgunaan narkoba pada 2018, tercatat sebanyak enam tersangka di usia 15 hingga 19 tahun, serta satu tersangka lainnya berusia 65 tahun.

“Sementara dari total sebanyak 127 tersangka kasus narkoba pada 2019, sebanyak 108 di antaranya merupakan tersangka dengan tingkat pendidikan SMP/SMA dan sederajat. Sisanya sebanyak 16 tersangka lulusan SD dan tiga tersangka lainnya Perguruan Tinggi alias mahasiswa,” ungkapnya.

Hampir sama dengan edisi 2018, dari total sebanyak 127 tersangka narkoba pada 2019 sebagian besar tercatat di usia produktif. Tercatat sebanyak 33 tersangka berusia antara 20 hingga 24 tahun, sebanyak 70 tersangka berusia antara 25 hingga 64 tahun, sisanya sebanyak 24 tersangka di antaranya berusia antara 15 hingga 19 tahun.

Seperti diketahui, peredaran kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pamekasan, mengalami peningkatan dalam setahun terakhir. Tercatat sebanyak 98 tersangka pada 2018, naik menjadi sebanyak 127 tersangka pada edisi 2019.

Pada edisi ungkap kasus narkoba selama 2018, tercatat sebanyak 68 kasus dengan total tersangka sebanyak 98 orang. Sementara pada edisi 2019, tercatat sebanyak 95 kasus penyalahgunaan narkoba dengan total tersangka sebanyak 127 orang.

Peningkatan kasus tersebut juga berdampak pada hasil sitaan narkoba yang diamankan petugas sebagai barang bukti alias BB, tercacat seberat 157,13 gram sabu dan sebanyak 120 butir pil koplo diamankan selama 2019. Sementara pada 2018, tercatat seberat 83,96 gram sabu dan sebanyak 2.591 butir pil koplo.

Sementara status tersangka juga cenderung naik dari sebelumnya. Pada 2018 tercatat sebanyak 45 tersangka sebagai pengedar, 50 tersangka pemakai dan 3 orang bandar. Sedangkan pada 2019 tercatat sebanyak 46 pengedar, 75 orang pemakai dan 6 tersangka lainnya berstatus bandar.

Dari total tersangka yang ditangkap, beberapa di antaranya merupakan tersangka perempuan. Dari total tersangka sebanyak 98 pada 2018, empat di antaranya merupakan tersangka perempuan. Sedangkan (127 tersangka) pada 2019 hanya tiga orang tersangka perempuan. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar