Hukum & Kriminal

Lihat Wanita Berpakaian Ketat, Pelaku Tak Tahan lalu Menjamah

Pelaku pelecehan seksual di tempat umum saat diperiksa di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (3/1/2020). (istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – SS (28) residivis kasus narkoba di Madiun ini mengaku tak tahan melihat wanita berpakaian ketat. Menurut pengakuan SS kepada petugas, saat dirinya melihat badan wanita yang menonjol, dirinya merasakan sesuatu yang tak bisa ditahan. Terlebih saat ia harus berhadap-hadapan atau berada di jarak tak lebih dari semeter.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yuni menjelaskan, SS sejauh ini mengaku sudah lima kali melakukan aksi tidak terpuji ke wanita yang dilihatnya.

“Pada Tanggal 26 dan 27 Desember 2019 lalu pelaku melakukan tindakan tak terpuji dengan menyentuh bagian sensitif. Sentuhan selalu bersifat sengaja karena pengakuan pelaku ia tak tahan melihat bagian depan (milik wanita.red),” jelasnya, Jumat (3/1/2020).

“Awalnya pada 27 Desember 2019 sekitar pukul 19.30 WIB saat korban di halte Jl. Basuki Rahmat hendak melintas ke jembatan, tersangka langsung memegang payudara korban lalu pelaku kabur,” kata Ruth Yeni.

Usai kejadian, korban kemudian membuat laporan ke Polrestabes Surabaya. Berbekal dari laporan itu polisi langsung melakukan pencarian kepada pelaku. Setelah dilakukan pencarian, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku kemudian dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.

“Berdasarkan pengakuan (SS,red) ia sengaja melakukan perbuatan asusila itu karena terbawa nafsu,” lanjutnya.

Atas perbuatannya, kini pelaku harus mendekam di dalam sel Polrestabes Surabaya. Ia dijerat dengan Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 281 KUHP tindak pidana pencabulan. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar