Hukum & Kriminal

Libur Tahun Baru, Kapolresta Kediri Bareng Jurnalis Patroli Obyek Wisata

Kediri (beritajatim.com) – Libur Tahun Baru 2020, Anggota Polresta Kediri melakukan patroli sejumlah obyek wisata. Patroli keliling ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Ada beberapa tempat wisata yang disambangi petugas. Antara lain, obyek wisata religi Goa Puhsarang di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri dan air terjun Ironggolo serta Dolo di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo.

Patroli kali ini tidak hanya dilakukan oleh anggota polisi saja. Tetapi juga melibatkan kalangan wartawan. Rombongan melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor. Bahkan, komunitas jurnalis penghobbi motor vespa (J-Scook) juga terlibat.

Setelah memantau situasi keamanan, rombongan berhenti di sebuah warung di lereng Gunung Wilis. Tempat tersebut dijadikan sebagai sarana cangkrukan kamtibmas. Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indraya hadir bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) dalam agenda ngobrol situasi keamanan ini.

Kapolres mengatakan, perayaan malam pergantian tahun hingga tahun baru 2020 di wilayah hukum Polresta Kediri berlangsung aman. Hari ini, pihaknya mengadakan patroli keamanan ke obyek wisata dengan maksud memastikan situasi tetap kondusif.

“Kita melaksanakan kegiatan patroli, dilokasi wisata yang sekiranya menjadi titik keramaian masyarakat. Di kawasan wisata Air Terjun Dolo ini kemudian juga di BDI diwilayah Kecamatan Banyakan. Alhamdulilah semua berajalan aman dan lancar,” ujar Kapolresta.

Acara cangkrukan kemudian ditutup dengan makan bersama menu tradisional khas Nasi Tiwul Goreng dan Kopi Wilis. Makanan yang satu ini menjadi medu spesial di kawasan ini. Hampir seluruh warung menjajakan menu favorit ini. Nasi Tiwul Goreng biasanya disandingkan dengan oseng pakis, sayuran khas pegunungan, serta sayur rebung lodeh yang pedas.

Diakhir kesempatan acara tersebut, Kapolresta berpesan kepada seluruh masyarakat Kediri untuk senantiasa menciptakan situasi aman dan nyaman. Selain itu, di musim penghujan ini, dirinya titip pesan supaya selalu berhati-hati, khususnya mereka yang tinggal di daerah pegunungan seperti kawasan wisata Air Terjun Dollo dan Ironggolo.

Berada di dataran tinggi dengan gegografis tanah miring, desa ini masuk dalam daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui BPBD membukan desa siaga bencana di daerah ini. Kapolresta minta warga senantiasa berkoodinasi dengan pihak keamanan, baik Polri maupun TNI apabila ancaman bencana.

Sementara itu, disamping ancaman bencana, kawasan ini memiliki potensi wisata yang selalu menjadi jujugan di momentum hari libur. Pada Tahun Baru ini, jumlah pengunjung yang datang mengalami peningkatan signifikan. Tak hanya dari lokal Kediri, pengunjung juga berasal dari luar daerah seperti Nganjuk, Tulungagung dan Blitar.

Menurut keterangan petugas loket, setiap hari pada momen liburan jumlah wisatawan yang datang ke Besuki bisa mencapai 12 ribu perhari. Untuk tiket restrubusi masuk sebesar Rp 7 ribu per orang. Jika berboncengan naik sepeda motor Rp 16 ribu. Wisatawan yang datang umumnya singgah di Air Terjun Dolo kemudian turun mampir di air terjun Irenggolo. Loket masuk Desa Wisata Besuki mulai dibuka pukul 08.00 – 16.30 WIB. [nng/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar