Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Lewat Aplikasi Sayangpol, Barang Bukti di Kejari Perak Diantar Gratis

Petugas pengembalian barang bukti Kejari Tanjung Perak saat akan mengantar barang bukti ke pemilik

Surabaya (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak kembali meluncurkan aplikasi berbasis online. Tujuannya, memudahkan masyarakat dan tentunya mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Aplikasi yang dimaksud adalah Sistem Pelayanan Barang Bukti Online atau biasa disebut Sayangpol.
“Layanan ini sebagai bentuk pelayanan kami untuk masyarakat di tengah pandemi dan juga sebagai bentuk pencanangan zona integritas Kejari Tanjung Perak dalam rangka menuju WBBM,” kata Kajari Tanjung Perak, I Ketut Kasna Dedi.

“Namun yang lebih penting adalah untuk menghindari kontak fisik di masa pandemi seperti sekarang ini,” lanjutnya, Senin (26/7/2021).

Mekanisme pengambilan barang bukti secara online tersebut, tutur Ketut Kasna, sangatlah mudah. Masyarakat tinggal mengecek barang buktinya dulu melalui aplikasi website Kejari Tanjung Perak yang bernama SAYANGPOL. Ini untuk mengetahui apakah perkaranya sudah inkracht atau belum.

“Nanti kalau sudah inkracht, mereka boleh memakai pilihan apakah barang bukti diantar petugas kejaksaan atau mengambil sendiri,” tuturnya.

Ketut Kasna menegaskan, pengambilan barang bukti ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis untuk wilayah kota Surabaya. “Sedangkan di luar kota Surabaya ada tergantung jarak antarnya karena kita bekerjasama dengan PT Pos,” tandasnya

Sementara, Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Tanjung Perak, Adief Swandaru menjelaskan, setiap harinya sejumlah barang bukti yang diserahkan kembali kepada pemiliknya. “Setiap harinya ada 2, bahkan pernah dalam satu hari ada 5 kali penyerahan,” jelasnya.

Proses pengambilan barang bukti secara online di Kejari Tanjung Perak cukup mudah, diawali pemilik membuka aplikasi website Kejari Tanjung Perak, kemudian memilih rubrik Sayangku. Dari situ akan diberikan beberapa pertanyaan terkait barang bukti yang akan diambil diantaranya apakah barang bukti sudah berkekuatan hukum tetap, identitas dan bukti kepemilikan barang yang akan diambil.

Selanjutnya petugas mencari barang bukti yang dimaksud. Setelah ketemu, barang bukti itu dinaikan keatas kendaraan operasional barang bukti milik Kejari Tanjung Perak, untuk di antar ke rumah pemilik. [uci/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar