Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Lecehkan Partai Demokrat, ASN Pemkab Lamongan Dilaporkan ke Polisi

Sejumlah kader Partai Demokrat dan kuasa hukumnya saat di Mapolres Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) – Sejumlah pengurus dari DPC Partai Demokrat Lamongan didampingi kuasa hukumnya, melaporkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Lamongan atas nama Faqih Harianto ke Polres setempat.

Dalam kesempatan tersebut, mereka mengungkapkan bahwa sejumlah unggahan dari Faqih di media sosial sangat merugikan dan melecehkan marwah petinggi partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Kami mendatangi Polres Lamongan untuk melaporkan saudara Faqih Harianto. Sebagai warga negara Indonesia dan sebagai kader Partai Demokrat, kami merasakan ketidaknyamanan atas tulisan-tulisan yang diunggah oleh akun saudara Faqih,” ungkap kader Partai Demokrat Lamongan, Sugeng Santoso, saat berada di Mapolres Lamongan, Selasa (24/8/2021).

Selain itu, Sugeng juga menyampaikan, beberapa konten yang diunggah oleh Faqih melalui media sosial Facebook dengan nama akun yang sama, dinilai mengandung fitnah dan ujaran kebencian, sehingga sangat merugikan partai Demokrat.

“Tulisannya itu banyak mengandung fitnah dan cenderung membelah kerukunan anak bangsa. Ini harus dilawan, karena yang kita lawan adalah pikiran-pikiran jahat buzzer seperti ini, yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan, perpecahan antara anak bangsa,” imbuhnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Partai Demokrat Nihrul Bahi Al Haidar menyebut bahwa unggahan Faqih Harianto telah menyinggung berlambang bintang mercy. Bahkan, juga mengarah pada ujaran kebencian dan hoaks.

“Jadi ada beberapa postingan yang mengarah pada ujaran kebencian, kemudian berita hoaks yang tidak ada bukti yang ditunjukkan oleh terlapor dalam hal ini saudara Faqih Harianto,” kata pria yang akrab disapa Gus Irul tersebut.

Tak hanya itu, Gus Irul mengatakan, unggahan Faqih Harianto juga melecehkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku petinggi partai tersebut, dengan menuduh SBY seorang koruptor.

“Kemudian Faqih juga mengolok-olok AHY serta Partai Demokrat yang dianggap tidak melaksanakan amanah undang-undang. Ini salah semuanya dan ini sama sekali tidak benar,” sambungnya.

Lebih lanjut, Gus Irul menerangkan, sebelumnya pihak Partai Demokrat melalui para kadernya sudah berusaha memperingatkan Faqih Harianto agar menghentikan tindakannya. Namun, lanjut Gus Irul, hal itu tidak dihiraukan, sehingga saat ini diputuskan untuk menempuh jalur hukum.

“Kami menempuh jalur hukum, dengan harapan ini nanti bisa ditindaklanjuti, karena ini jelas melanggar UU ITE. Kami juga berharap agar nanti tidak akan ada lagi hal-hal seperti ini di kemudian hari,” ujarnya.

Terakhir, Gus Irul menambahkan, selain melaporkan ke Polres Lamongan, pihaknya juga telah melaporkan Faqih Harianto kepada Inspektorat Lamongan. Hal itu dilakukan karena Faqih Harianto merupakan ASN atau PNS Lamongan.

“Saya sebagai kuasa hukum dari bapak Sugeng selaku kader Partai Demokrat, kami sudah melaporkan hal ini ke dua tempat, yang pertama ke Inspektorat, karena saudara Faqih Harianto ini merupakan seorang ASN di Lamongan. Makanya kita tenbuskan juga kepada Kepala KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara),” pungkasnya. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar