Hukum & Kriminal

Lebaran, Bapak-Anak Kompak Jualan Sabu

Sejumlah barang bukti yang disita Polres Sumenep.

Sumenep (beritajatim.com) – Bapak dan anak asal Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat Satreskoba Polres setempat karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu. Kedua tersangka itu masing-masing bernama Jatim Ashari (48) dan Moh. Yusril Ashari (19). Mereka ditangkap di rumahnya usai bertransaksi sabu.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai kerap terjadi transaksi sabu di rumah tersangka. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan. Ketika mendapat informasi pasti bahwa akan dilakukan transaksi sabu di rumah tersangka, polisi pun langsung melakukan penggerebekan disertai penangkapan.

“Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa satu poket sabu di saku celana bagian belakang yang dikenakan Jatim Ashari,” ujarnya, Senin (25/5/2020).

Setelah itu, polisi melanjutkan penggeledahan di rumah tersangka. Ternyata di kamar tersangka ditemukan lima poket sabu. Dua tersangka itu mengakui jika sabu yang ditemukan itu miliknya. “Dua tersangka ini mengaku telah menjual sabu pada Bambang Hermanto (39), warga Bumi Sumekar, Desa Kolor. Bambang pun langsung ditangkap di rumahnya,” terang Widiarti.

Sebelum sampai pada tersangka Bambang, transaksi sabu itu dilakukan melalui kurir bernama Misna (22), juga warga Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk. Misna pun ikut dibekuk Satreskoba Polres Sumenep, sehingga jumlah tersangka menjadi empat orang.

Dari tangan tersangka Jatim Ashari, polisi berhasil menyita dua poket sabu yang dibungkus aluminium foil, masing-masing dengan berat kotor 0,36 gram dan 0,30 gram, kemudian 8 pack plastik klip kecil. “Selain itu juga ada uang tunai Rp 200.000 hasil penjualan sabu dan dua perangkat alat hisap sabu berupa bong,” ujar Widiarti.

Sementara barang bukti yang berhasil disita dari Yusril, anak tersangka Jatim Ashari berupa lima poket sabu dengan berat kotor masing-masing 1,18 gram, 1,16 gram, 1,16 gram, 1,14 gram, 0,96 gram, sehingga eseluruhan sabu yang dibawa Yusril seberat 5,6 gram.

“Selain itu, kami juga menyita uang tunai Rp 20.465.000 yang merupakan hasil penjualan sabu, kemudian timbangan elektrik dan hand phone,” papar Widiarti.

Sedangkan BB yang berhasil disita dari tersangka Bambang Hermanto adalah satu poket sabu dengan berat kotor 0,26 gram dan satu unit sepeda motor Honda Vario Nopol M 3289 WJ. “Keempat tersangka saat ini diamankan di Polres Sumenep, dijerat pasal 114 ayat (1) dan (2) subsider pasal 112 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Widiarti. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar