Hukum & Kriminal

Layani Pembeli, Wanita Pengedar Sabu Ini Ditangkap di Rumahnya

Kediri (beritajatim.com) – Seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu asal Kabupaten Kediri dibekuk polisi. Tersangka diringkus usai melakukan transaksi penjualan serbuk terlarang tersebut di rumahnya.

Tersangka bernama Chomariyah (44) warga Mirigerot, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Tersangka diamankan bersama barang bukti satu klip plastik berisi sabu seberat 0,76 gram, dan satu buah telepon genggam untuk percakapan transaksi.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi menjelaskan, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus transaksi sabu. “Terlapor masih berada di Polresta Kediri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari mana dan mau dijual ke siapa barang haram tersebut,” jelasnya, Senin (21/10/2019).

Awalnya, petugas menerima informasi di Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo, ada seseorang yang melakukan transaksi jual beli sabu. Mengetahui hal tersebut, petugas segera menuju lokasi dan melakukan pemantauan serta pemeriksaan di sekitar lokasi.

Akhirnya, petugas mengetahui terlapor berada di rumahnya yang tengah menunggu pelanggannya mengambil barang haram itu. “Saat petugas datang, terlapor tidak dapat mengelak. Dari tangan terlapor petugas menemukan narkotika golongan 1 jenis sabu yang dikemas dalam plastik klip putih bening, berat total 0,76 gram,” tuturnya.

Selain satu paket sabu, petugas juga menemukan telepon genggam milik terlapor. Diduga, telepon genggam tersebut digunakan terlapor untuk memperlancar transaksi barang haram itu. Petugas akhirnya membawa terlapor beserta barang bukti (BB) ke Mapolresta Kediri untuk proses penyelidikan.

Akibat perbuatannya tersangka kini mendekam di sel tahanan Polresta Kediri. Dia dijerat Pasal 114 (1) Subs Pasal 112 (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar