Hukum & Kriminal

Lawan Citraland, Tarip Ajukan Bukti Pelengkap

Surabaya (beritajatim.com) – Tarip kembali mengajukan bukti pelengkap dalam sidang gugatan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) melawan PR Citraland di ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya.

Di persidangan, Syarifuddin Rakib, Abdullah Zaeni dan M.Rizal Rakib, selaku Penasehat Hukum empat ahli waris Bodin P. Tarib, mengajukan bukti sebagai pelengkap yang sebelumnya pernah diajukan.

Adapun bukti tersebut yaitu, mengingat bukti yang diajukan oleh PT.Citraland (turut tergugat) bahwa salah satu ahli waris Bodin P Tarib (Rupi) telah melakukan pelepasan hak melalui penandatanganan (cap jempol) dapat dipatahkan dari bukti yang di beberkan di hadapan Martin Ginting selaku Majelis Hakim.

Selain itu, para tergugat 1 yaitu, Slamet selaku mantan Kades dan tergugat 2 yaitu Kelurahan Sambikerep tidak hadir ke muka persidangan memicu protes Penasehat Hukum 4 Ahli Waris guna Majelis Hakim untuk memanggil para tergugat.

“Mohon izin Yang Mulia, para tergugat 1 dan tergugat 2 tidak hadir di persidangan maka mohon untuk dilakukan pemanggilan terhadap para tergugat. Dalam perkara ini para pihak tergugat yang lebih dominan bukan para pihak turut tergugat,” pintanya.

Atas permintaan Penasehat Hukum 4 Ahli Waris Bodin P Tarib, Majelis Hakim memerintahkan panitera guna melakukan pemanggilan terhadap para pihak tergugat. Di ujung persidangan, Majelis Hakim akan memberi kesempatan terhadap Penasehat Hukum 4 Ahli Waris Bodin P Tarib guna ajukan saksi pada persidangan berikutnya.

Terpisah, Syarifuddin Rakib, Abdullah Zaeni dan M.Rizal Rakib, kepada awak media menyampaikan, di persidangan tadi pihaknya telah menyampaikan kartu Truff sebagai bukti pelengkap guna mematahkan bukti dari PT.Citraland (pihak turut tergugat).

Lebih lanjut, dipaparkan seperti apa kartu Truff adalah salah satu ahli waris (Rupi) beserta sang ahli waris (Bodin P Tarib) melalui penandatanganan (cap jempol) maka seolah-olah telah melakukan pelepasan hak terhadap PT.Citraland dihadapan Lurah dan Camat.

Padahal, salah satu ahli waris (Rupi) tidak buta aksara kecuali sang ahli waris sembari menunjukkan kartu identitas KTP milik (Rupi) ada tertera tanda tangan bukan cap jempol.
“Inilah, yang kami maksud kartu Truff guna mematahkan bukti PT.Citraland (turut tergugat),” ujarnya.

Para penggugat meyakini adanya rekayasa pelepasan hak yang dijadikan bukti oleh, PT.Citraland (turut tergugat). “Dengan fakta hukum ini sangat mustahil bila Majelis Hakim tidak menjadikan sebagai pertimbangan,” pesannya. [uci/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Pizza Meat Lover Menu Berbuka Favorit Anak

Resep Rawon Iga Lunak Cocok untuk Berbuka

Pameran Lukisan Anak Berkebutuhan Khusus

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk

Menguji Adrenalin di Kaki Gunung Raung