Hukum & Kriminal

Larangan Mudik, Upaya Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan melaksanakan Apel Kesiapan Pegamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dalam rangka memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019 di Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Senin (26/4/2021).

“Giat ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Polda Jatim, khususnya menindak lanjuti Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau Tahun 2021,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan. Di mana giat tersebut nantinya akan dilaksanakan hingga pekan terakhir Mei 2021.

“Jadi giat ini dilakukan sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Ramadan, terhitung sejak tanggal 22 April sampai dengan tanggal 24 Mei 2021,” sambung pimpinan Korp Baju Cokelat yang akrab disapa Pak Apip ini.

Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan razia dalam rangka sosialisasi sekaligus upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, salah satunya razia dengan sandi Operasi Keselamatan Semeru 2021. “Selama ini kami bersama instansi terkait sudah melaksanakan kegiatan mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

“Salah satunya kegiatan razia dengan sandi Operasi Keselamatan Semeru 2021 yang digelar selama beberapa pekan terakhir, terhitung sejak 12 April hingga 25 April 2021 kemarin. Sekaligus dalam rangka menyosialisasikan larangan mudik lebaran pada tahun ini,” jelasnya.

Dari itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama mematuhi himbauan pemerintah guna memutus rantai penyebaran Covid-19, khusnsya di kabupaten Pamekasan. “Tentunya tanpa peran serta dari seluruh elemen masyarakat, giat ini tidak akan berhasil. Sehingga partisipasi masyarakat sangat kami harapkan untuk memutus rantai penyebaran pendemi ini,” harapnya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, terdapat sebanyak 1.156 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Meliputi 3 orang dalam tahap isolasi, 87 orang meninggal dunia, serta 1.066 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.227 orang, meliputi sebanyak 5 orang dalam tahap pengawasan, 97 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.125 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19. [pin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar