Hukum & Kriminal

Laporannya di SP3 Polda Jatim, Lie David Mengadu ke Kapolri

Surabaya (beritajatim.com) – Lie David Linardi, korban dugaan pemalsuan keterangan dalam sidang pengajuan cerai di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengadu ke Kapolri. Langkah itu ditempuh lantaran penyidik Kriminal Umum Polda Jatim menghentikan penyelidikan perkara yang dia ajukan dengan alasan tidak cukup bukti.

Diceritakan David didampingi kuasa hukumnya Johan Widjaja, awal kasus ini adalah pada 9 April 2021 Lie David Linardi telah menerima Surat Perintah Penghentian Penyidikan SPPP/2362A/IV/RES1.9/2021/Ditreskrimum tanggal 9 April 2021 atas laporan polisinya nomor LP-B/935/XII/RES 1.9/2020/UM/SPKT Polda Jatim tanggal 7 Desember 2020 dengan terlapor Liem Ming Lan dan Helmi Ming Tjoe.

Lie David Linardi melaporkan adanya tindak pidana dugaan tindak pidana sumpah palsu dan keterangan palsu di bawah sumpah sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 242 KUHP.

“Saya membuat surat terbuka kepada Kapolri karena kasus yang saya laporkan ini akhirnya di SP3 oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timut” kata Lie David Linardi yang didampingi penasehat hukumnya Johan Widjaja.

Lie David Linardi menceritakan keterangan palsu ini bermula ketika dia digugat cerai oleh Istrinya yang bernama Helmi Ming Tjoe di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 2014 silam. Gugatan perceraian antata Lie David Linardi dengan Helmi Ming Tjoe tersebut tercatat dalam perkara Nomor 366/Pdt.G/2014/7PN.Sby dan sekarang sudah inckrach.

“Saat sidang itu digelar, istri saya menghadirkan saksi Liem Ming Lan yang mengaku dihadapan majelis hakim PN Surabaya sebagai ibu kandungnya. Padahal sepengetahuan saya, nama ibu kandung dari istri saya adalah Oei Jik Mee. Hal tersebut saya kuatkan dengan Kartu Susunan Keluarga (KSK) yang saya miliki,” sambungnya.

Sementara Johan Widjaja yang adalah penasehat hukum dari Lie David Linardi menceritakan pasangan suami istri Lie David Linardi dengan Helmi Ming Tjoe alias Debora sudah menikah 14 tahun lamanya dan dikaruniai 4 anak.

Mendadak sambung Johan Widjaja, pada 5 Mei 2014, Lie David Linardi digugat cerai oleh Istrinya, akibat adanya orang ketiga didalam kehidupan Helmi Ming Tjoe alias Debora.

“Dalam gugatan cerai tersebut, Lie David Linardi diminta mengalah dengan dijanjikan diberikan mobil dan uang tunjangan seumur hidup sebanyak 5 juta perbulan,” sambungnya.

Namun Helmi Ming Tjoe ingkar janji setelah gugatan perceraiannua dikabulkan oleh hakim PN Surabaya. Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikonfirmsi belum memberikan tanggalan. [uci/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar