Hukum & Kriminal

Laporan Dugaan Pemotongan Bansos, Kades Jatimulyo Akan Telusuri Laporan Warga

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Desa (Kades) Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro Koso merasa kaget setelah mendengar ada warganya yang melapor ke Mapolres Bojonegoro terkait dugaan pemotongan dalam penyaluran bantuan sosial selama pandemi Covid-19.

“Saya sendiri selama ada bantuan tidak ikut campur, karena sudah diurusi yang di lapangan. Makanya saya sendiri kaget ada warga yang lapor ke polisi,” ujarnya, Selasa (11/8/2020).

Koso menambahkan, selama ini kata dia, pihak pemerintah desa sudah melakukan imbauan kepada pelaksana, baik kepala dusun, maupun perangkat desa agar bantuan sosial yang diperuntukkan kepada masyarakat harus disalurkan sesuai dengan ketentuan.

“Kalau dari pemerintah desa sudah menyarankan kepada perangkat desa, kasun dan yang lain jangan ikut campur, kalau sudah ada segera salurkan kepada penerima. Desa juga akan mencari tahu soal laporan warga itu,” terangnya.

Sebelumnya diketahui, tiga orang penerima bantuan sosial di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro melaporkan ke Mapolres Bojonegoro tentang adanya dugaan pemotongan penyaluran bantuan sosial berupa program BST dan BPNT.

Menurut salah seorang pelapor, inisial S, dana bantuan BST yang seharusnya senilai Rp600 ribu, namun hanya disalurkan kepada penerima sebesar Rp400 ribu. “Pemotongan Rp200 ribu yang dilakukan oleh RT katanya untuk pemerataan bagi yang tidak mendapat bantuan,” ujarnya saat di Mapolres Bojonegoro.

Sedangkan untuk penyaluran bantuan sosial berupa BPNT, berupa tujuh karung beras, hanya diterimakan kepada penerima sebanyak dua karung. Sisanya, juga dipotong untuk pemerataan bantuan. Penyaluran BPNT itu dilakukan dengan cara dirapel. “Pemotongan dilakukan sejak tiga bulan terakhir,” jelasnya.

Laporan warga didampingi oleh Penasehat Hukum dari Surabaya M Soleh. Dia mendampingi warga agar hak yang seharusnya diterima oleh warga bisa diterima. “Warga merasa selama ini kebal hukum, sehingga butuh pendampingan,” jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Iwan Hari Poerwanto membenarkan telah ada aduan masuk dugaan pemotongan bantuan sosial di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo. Penyidik langsung memeriksa pelapor untuk mendalami aduan tersebut. “Pelapor langsung dimintai keterangan, setelah itu besok langsung kita panggil terlapor untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar