Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Lapor Truk Dicuri, Sopir Ini Ternyata Jual Muatan Susu ke Penadah

Truk yang dilaporkan hilang oleh pengemudinya sendiri yakni Imam Makrup (39), ternyata sengaja disembunyikan agar si sopir leluasa menjual muatan.

Ngawi (beritajatim.com) – Imam Makrup (39) warga Desa Tegaron, Prambon, Nganjuk, Jawa Timur harus mendekam di sel tahanan Mako Polres Ngawi. Pengemudi truk tronton wing box nopol B-9535-TEY muatan susu itu ketahuan bohong usai memberikan laporan palsu terkait truknya yang dicuri orang di SPBU Mantingan, masuk Desa Pule, Mantingan, Ngawi, Sabtu, 28 Maret 2022.

Truk yang dikemudikan tidaklah dicuri orang. Melainkan disembunyikannya agar dia dengan leluasa menjual muatan susu sebanyak 23 ton atau setara dengan 2.623 karton. Total dirinya sudah mendapatkan duit Rp 220 juta dari hasil penjualan 2.400 karton pada penadah di wilayah Nganjuk.

Kejadian berawal saat Imam mengangkut susu dari perusahannya PT Indo Lakto dari Pasuruan, Jawa Timur menuju Magelang, Jawa Tengah. Sesampainya di wilayah Ngawi, dirinya mengaku beristirahat di SPBU.

Kepada petugas, dia menceritakan saat itulah truk yang dia kemudikan dicuri orang saat dia tertidur di musala SPBU dengan kunci truk masih menancap.

Truk yang dilaporkan hilang oleh pengemudinya sendiri yakni Imam Makrup (39), ternyata sengaja disembunyikan agar si sopir leluasa menjual muatan.

Petugas langsung melakukan pemeriksaan di lokasi yang dilaporkan jadi tempat kejadian perkara pencurian itu. Namun, polisi langsung balik mencurigai Imam karena dalam CCTV yang terpasang di SPBU tidak ditemukan adanya jejak Imam yang mengaku beristirahat di sana pada Minggu (27/3/2022) pukul 21.00.

”Hingga akhirnya kami mendapati bahwa truk tersebut kami temukan di wilayah Karanganyar, di depan sebuah SPBU. Sopirnya mengaku pada kami kalau dirinya sengaja menggelapkan truk beserta muatannya. Saat kami temukan, hanya tinggal beberapa karton saja di dalam truk. Sisanya sudah dijual ke seorang penadah. Untuk truk dan muatannya bernilai sekitar Rp 2 miliar,” kata AKBP I Wayan Winaya, Kapolres Ngawi, Jumat (1/4/2022)

Pihak kepolisian pun mengamankan truk, sisa muatan susu, dan surat-surat jalan guna kepentingan penyelidikan. Berikut sang sopir juga masih akan dimintai keterangan terkait kasus tersebut, beserta perusahaan ekspedisi tempatnya bekerja. Pihaknya bakal melimpahkan kasus tersebut ke Polres Nganjuk guna tindak lanjut. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar