Hukum & Kriminal

Lapas Tuban Siapkan Sel Pengasingan Bagi Napi Asimilasi yang Berulah

Tuban (beritajatim.com) – Guna mencegah terjadi tindakan kriminal oleh Narapidana yang bebas karena program asimilasi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban menyiapkan sel khusus.

“Kita telah menyiapkan sel pengasingan bagi meraka (narapidana asimilasi) yang kembali berulah,” ungkap Siswarno Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIB Tuban, Kamis (30/4/2020).

Menurutnya, petugas telah memperingatkan para narapidana yang mendapat asimilasi untuk tidak mengulangi perbuatan kriminalnya. Jika masih nekat, maka napi yang kembali berulah akan dijebloskan ke sel pengasingan setelah diperiksa oleh kepolisian. “Mereka akan kita masukkan ke sel pengasingan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Dan sampai saat ini belum ada,” tegasnya.

Tak hanya itu setelah selesai dari sel pengasingan, narapidana yang kembali berulah selanjutnya akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum tindak pidana yang baru. Tak hanya itu, napi asimilasi yang membandel dipastikan tidak akan mendapatkan remisi atau pemotongan masa hukuman. “Kalau sampai ada yang berani berulah yang bersangkutan tidak akan diberi remisi atau grasi,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam program pembebasan narapidana melalui progran asimilasi dan integrasi itu jumlah Napi dari Lapas Tuban yang dibebaskan sebanyak 87 orang. Pembebasan mereka dari Lapas Tuban itu sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 dan selama menjalani asimilasi di rumahnya mereka masih dalam pantauan.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar