Hukum & Kriminal

Lagi, Kejati Jatim Tangkap Buron Pemalsuan Merk

Surabaya (beritajatim.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali menangkap satu buronan kasus pemalsuan merk antena TV, yakni Asmadi (55). Sebelumnya tim gabungan Intelijen dari Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Sidoarjo ini telah menangkap Lauw Ing Lioe alias Lioenardi (46).

Asmadi dirungkus oleh petugas sewaktu yang bersangkutan berada di pergudangan Sidomulyo, jalan Kidemang Singo Menggolo nomor 10 Buduran Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu siang (30/9/2020) pukul 11:30 WIB.

Kasi Penkum Kejati Jatim Anggara Suryanagara menyatakan, penangkapan terhadap buronan ini berdasarkan surat putusan MA RI Nomor 1365 K/Pid.Sus/2013 tanggal 17 Juni 2015 bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan membuat, memakai, menjual dan mengedarkan barang yang diberi hak Desain Industri tanpa ijin pemilik sertifikat Desain industri”. (menjiplak merk antena TV).

“Terpidana ini dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp 300 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama 6 (enam) bulan,” ujar Anggara, Rabu (30/9/2020).

Bahwa saat ini tim Kejari Sidoarjo sedang berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk sementara menempatkan terpidana di Rutan Polresta Sidoarjo sambil menunggu proses administrasi dan tes kesehatan (rapid) selesai, untuk selanjutnya dieksekusi ke Lapas Delta Sidoarjo. [uci/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar