Hukum & Kriminal

Berdalih Bawa Durian

Kurir Sabu Jaringan Sumatra-Jawa Dibekuk Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas Satnarkoba Polrestabes Surabaya akhirnya mengejar pelaku penyalahgunaan narkotika sampai ke Sengeti, Jalan Lintas Sumatera, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, belum lama ini.

Pengejaran ini merupakan langkah kepolisian menindaklanjuti adanya kurir narkoba yang merupakan jaringan lintas Jawa-Sumatera. Para pelaku ini menggunakan modus memburu durian. Namun, ternyata di balik peeburuan buah yang banyak digemari ini terdapat kasus besar.

Bagaimana tidak, 8 kg sabu teeselip di bawah karpet yang tertimbun durian segar. Kasat Reserse Narkoba, Polrestabes Surabaya menjelaskan penggrebegan itu usai petugas mengikuti pelaku. Awalnya petugas mendapat informasi jika pelaku ini hendak kembali ke Medan. Mereka akan mengambil narkiba ketiga yang sudah dipesan seorang bandar besar.

“Modus tersangka ini setiap kali mengirim barang menggunakan durian dan berwisata. Petugas Mendapatkan informasi sudah ada dua kali transaksi dan terakhir mereka muat buah durian di atas tumpukan sabu lebel teh hijau China yang disimpan di karpet lantai mobil,” sebut AKBP Memo Ardian, Kasat Resnakoba Polrestabea Surabaya, Kamis (28/1/2021).

Tak hanya mengelabuhi petugas dengan makanan dan tumpukan karpet rapi. Pelaku juga membawa dua mobil yang mirip tapi plat nomor berbeda.

Kuat dugaan mobil kedua dijadikan sebagai peralihan sekaligus pengawalan saat sabu tersebut dikirim dari Medan ke Surabaya. Karena sempat melawan dan melarikan diri, dua pria yakni Holil (42) warga Jalan Sindujoyo 6 Gresik dan Dedy Irawan (31) warga Desa Ngawen Rt 02/02 Sedayu Kabupaten Gresik akhirnya diamankan.

Lanjut Memo, keduanya dibekuk pada, Jumat 22 Januari 2020 sekira pukul 14.00 WIB, di SPBU Sengeti Jalan Lintas Sumatera, Kab Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Total selain mengamankan dua tersangka petugas juga mengamankan tiga tersangka lain dan sabu total seberat 8,5 kg. Dari lima pelaku ini diketahui, sudah beberapa kali membawa sabu dengan jalur darat.

Dua pelaku berangkat pertama awal Oktober 2020 membawa 10 Kg Narkotika jenis sabu. Kedua pertengahan Dessember 2020 dan tiba di jatim sebelum Natal membawa 22 kilo gram sabu. Aksi terakhirnya pada, Jumat 15 Januari 2021 membawa 8 Kg Narkotika jenis sabu.

Sedangkan tiga tersangka lain yang juga dibekuk yakni Jois Sandi (30) warga Jatisari Sidoarjo, dan Moch. Zanuar (18) asal Jalan Sambisari, M. Ariyansa (25) warga Desa Asem Manis, Sedayu Gresik dan M. Rusli (25) warga Dusun Barangan Desa Bunajih Bangkalan.

“Holil dan Dedy merupakan Leader atau Koordinator kurir dan pengawas sabu yang dikirimnya dan merupakan jaringan Malaysia dan China. Sementara, pelaku lainnya adalah kurir sabu,” tandas Memo.

Kini kelima tersangka sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut guna pengungkapan gembong narkoba lain. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 112 dan 114 tentang penyalahgunaan narkotika.(man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar