Hukum & Kriminal

Kurir Sabu Asal Dungus Masuk Jeruji Besi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Menjadi kurir sabu-sabu mengantarkan Angga Cahyono (26) warga Dusun Dungus RT12 /03 Desa Sukodono, masuk jeruji besi Mapolresta Sidoarjo. Saat ditangkap petugas Satreskoba Polresta Sidoarjo, Angga kedapatan menyimpan sebungkus sabu dalam saku celana yang akan dijual ke teman perempuannya.

Kasatreskoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, tersangka ditangkap anggota saat sedang menunggu teman perempuannya yang memesan sabu di sebuah gang. “Memang tersangka ini merupakan target dari Satreskoba,” kata Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto Selasa (14/5/2019).

Dia menjelaskan, pemberantasan penyalahgunaan barang haram itu dilakukan karena mendapatkan informasi dari masyarakat tentang maraknya peredaran narkoba di wilayah Sukodono. “Anggotapun melakukan penyelidikan dan pengintaian di Sukodono dan wilayah lainnya,” tukasnya.

Sugeng mengungkapkan, sebelum tertangkap dalam kasus ini, Angga diminta oleh teman wanitanya yang bernama Rianti (DPO) untuk membelikan satu paket hemat sabu-sabu seharga Rp 200 ribu. Tersangka kemudian menghubungi temannya yang biasa menjual sabu bernama Bagus (DPO). Didapatlah satu paket sabu dari Bagus (DPO) dengan harga Rp 200 ribu.

Usai dapat sabu-sabu, Angga memberitahukan kepada Rianti paket hematnya telah didapatkan. Rianti akan mengambil sabu tersebut dan disepakati bertemu dengan tersangka di sebuah gang di bawah Gapura Dusun Dungus Sukodono.

Sebelum bertemu dengan Rianti, anggota berhasil menyergap Angga dengan barang bukti yang dikantongi dalam saku celana dimasukkan dalam bungkus rokok. “Kami juga mengejar Rianti dan Bagus yang memasok barang haram tersebut. Tersangka akan di jerat pasal berlapis yakni pasal 114 juncto 112 UURI nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika,” tegas Sugeng. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar