Hukum & Kriminal

Kunjungi Polres Gresik, Kapolda Jatim Paparkan RW Tangguh Dihadapan Kapolsek 

Kapolda Jatim Irjen Fadil Imran Berkunjung ke Mapolres Gresik

Gresik (beritajatim.com)– Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M.Fadil Imran dalam waktu dekat akan menerapkan ‘RW Tangguh’ guna memutus penyebaran virus Covid-19. Pernyataan itu disampaikan saat jenderal bintang dua itu mengunjungi Polres Gresik, Sabtu dini hari (15/05/2020).

Dihadapan para Kapolsek, dan perwira se-Polres Gresik. Irjen pol M.Fadil Imran yang didampingi Wakapolda Brigjen Pol Slamet Hadi Supaptoyo serta Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo.

Saat tiba di Mapolres Gresik, M.Fadil Imran terlebih dulu memberikan pemaparan selama dua jam di gedung sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Parasamasatwika 98. Mantan staf ahli Kapolri bidang sosial budaya itu, memberikan edukasi sebelum menerapkan RW Tangguh.

“Sesuai kebijakan dari saya, dalam waktu dekat akan menerapkan program RW Tangguh yang nanti ditindaklanjuti oleh Kapolres,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II sudah berjalan baik. Tinggal bagaimana mengantisipasinya kedepan sebelum menerapkan RW Tangguh.

“Program yang kami gagas ini juga untuk melihat kesiapan kedepan menghadapi Idul Fitri. Dimana nantinya juga dikordinasikan dengan Forkopimda Gresik, dan elemen masyarakat supaya berjalan baik tetap mengkedepankan psysical distancing atau PSBB yang berlaku di Gresik,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Kepolisian Jawa Timur tersebut juga menerima informasi. Pasien yang terpapar positif Covid-19 hanya menambah satu dari 46 menjadi 47 orang.

“Mudah-mudahan kedepan yang positif dan PDP semakin turun. Diharapkan bisa diwujudkan dari Kabupaten Gresik,” ungkap Irjen Pol M.Fadil Imran.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menyatakan program RW Tanggung tersebut diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan melawan  Covid-19 dari kesadaran masyarakat itu sendiri. Program tersebut bagaimana masyarakat saling mengingatkan.

“Dengan munculnya kesadaran masyarakat akan menurunkan pasien yang positif. Semoga program ini bisa dimulai dari gagasan Kapolda Jatim,” ungkapnya.

Dari pemaparan yang disampaikan lanjut Kusworo Wibowo, keberadaan Bhabinkamtibmas bisa mengedukasi para kepala dusun, kepala desa supaya virus Covid-19 tidak menyebar. “RW Tangguh akan dilakukan step by step. Kemungkinan diterapkan setelah Lebaran,” tandasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar