Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum Korban Penusukan Apresiasi Kinerja Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Ari Wibowo, selaku kuasa hukum Bagus Hermadi, pemuda yang ditikam hingga tewas di Jl Balongsari, Surabaya pada Jumat (20/08/2021) mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Dihubungi beritajatim.com via panggilan suara, Selasa (24/08/2021), ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian, utamanya Unit Reskrim Polsek Tandes dan Polrestabes Surabaya karena bergerak cepat untuk menangkap pelaku penusukan.

“Saya selaku kuasa hukum (Bagus Hermadi) mengapresiasi kinerja kepolisian yang dengan cepat mengungkap dan menangkap tersangka penusukan,” ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan itu melegakan bagi keluarga korban. Namun, ia tetap mendesak agar kepolisian segera menangkap satu buron yang masih bebas. Ia pun akan mengawal kasus ini hingga tersangka dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami tetap mendesak agar kepolisian segera menangkap satu DPO (daftar pencarian orang) yang masih bebas. Saya akan kawal terus hingga para pelaku diberi hukuman seadil-adilnya,” ujar Ari yang juga Ketua PSHT Cabang Surabaya.

Kedepan, Ari berharap tidak ada kejadian serupa. Sehingga ia memberikan pesan kepada rekan-rekan kepolisian utamanya di lingkup Polrestabes Surabaya agar sering-sering bersilaturahmi dengan berbagai perguruan silat di Surabaya.

“Saya berharap rekan-rekan kepolisian untuk sering mengadakan silaturahmi kepada perguruan silat yang ada di Surabaya supaya kejadian serupa tidak terjadi. Kalaupun ada, pihak kepolisian bisa langsung memberitakan bahwa tidak ada kaitannya dengan organisasi,” ujarnya.

Sebelumnya, lima pelaku penusukan Bagus Hermadi (24) di jalan Balongsari, Surabaya pada Jumat (20/08/2021) diamankan di Polrestabes Surabaya. Mereka adalah BY (20) warga jalan Kedungsari, KM (23) kos di Kedungdoro, Surabaya, JK (21) warga Manukan,Surabaya, ST (39) warga Jalan Tubanan, Surabaya dan NR (50) Kos di Wonorejo,Surabaya. Selain kelima tersangka tersebut, Polisi masih memburu FG (DPO).

Kombes Pol Akhmad Yusep, Kapolrestabes Surabaya menjelaskan bahwa kelima tersangka diamankan oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya dan Unit Reskrim Polsek Tandes. “Kami gerak cepat, kelima tersangka diamankan di rumah masing-masing dalam waktu 2×24 Jam,” ujar mantan Kapolres Jombang ini di hadapan media, Senin (23/08/2021). [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar