Hukum & Kriminal

Kronologi Lengkap Suami Bunuh Istri dengan Cara Sadis di Jombang

Jasad korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian, Jumat (31/7/2020) malam

Jombang (beritajatim.com) – Kapolsek Mojowarno AKP Yogas menjelaskan kronologi pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Safa’at/Supaat (49) terhadap istrinya sendiri Sri Estuningati (bukan Listiyaningsih), Jumat (31/7/2020) malam. Dalam tragedi tersebut Sufa’at juga membacok ananknya, Noval (19). Namun nyawa anak kedua pasangan Safa’at – Sri ini bisa diselamatkan.

Yogas menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB di rumah mereka, Dusun Ngenden, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno. Awalnya, pasangan suami istri ini terlibat cekcok mulut yang dipicu oleh persoalan rumah tangga.

Itu adalah cekcok yang kesekian kalinya semenjak Safa’at pulang dari Amerika empat bulan lalu. Malam itu keduanya tidak ada yang mau mengalah. Praktis perang mulut itu berubah menjadi adu fisik. Sang suami akhirnya gelap mata. Dia mengambil golok dan disabetkan ke kepala dan leher sang istri berkali-kali.

Darah segar mengucur dari tubuh korban. Perempuan yang tinggal di Dusun Ngenden ini akhirnya roboh bersimbah darah. Sri meninggal di lokasi kejadian. Kondisi tersebut tidak membuat Sufa’at sadar. Pria berkepala plontos ini kemudian naik ke lantai dua rumahnya untuk mencari Noval yang berada di kamarnya.

“Untuk anaknya bisa diselamatkan. Tapi kondisinya kritis. Saat ini menjalani perawatan intensif di RSK (Rumah Sakit Kristen) Mojowarno. Noval menderita luka bacok di kepala. Sedang istri pelaku yang meninggal mengalami luka di kepala dan leher,” kata Yogas.

Yogas melanjutkan, berdasarkan pengakuan pelaku, dia nekat melakukan aksi sadis tersebut karena dipicu permasalahan rumah tangga. “Namun untuk detailnya seperti apa, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata mantan Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang ini. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar