Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kronologi Lengkap Peryerbuan Rumah Hiburan di Surabaya oleh OTK

Suasana di Escobar usai digeruduk kelompok tak dikenal

Surabaya (beritajatim.com) – Sekelompok orang tak dikenal menyerbu Rumah Hiburan Umum (RHU) di jalan Ngaglik, Genteng, Surabaya, Senin, (25/10/2021). Selain menyerbu, puluhan orang tersebut juga melakukan pemukulan terhadap karyawan dan pengunjung serta melakukan perusakan.

Ditemui beritajatim di lokasi, Ibrahim (36) salah satu karyawan RHU tersebut menceritakan bahwa kejadian itu bermula dari sekelompok orang yang berkunjung pada Sabtu (23/10/2021). Saat itu beberapa orang yang hendak masuk untuk menikmati alunan musik DJ tidak menggunakan masker sehingga ditegur oleh pihak keamanan.

“Kami kan juga taat prokes, yang tidak pakai masker ya ga boleh masuk, jadi kami tegur dan beri masker,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi beritajatim.com, Senin (25/10/2021).

Setelah diberi masker, mereka diperbolehkan masuk. Namun sayang ketika di dalam hall, sekelompok orang tersebut melakukan provokasi terhadap pengunjung hingga terjadi pemukulan. “Sempat berantem lalu kami pisah dan pulang dalam keadaan aman,” imbuhnya.

Selang satu hari kemudian, Minggu (25/10/2021) pada jam 23.45 WIB, sekelompok orang yang sama datang tiba-tiba dan membawa pentungan kayu dan besi. Mereka masuk ke dalam diskotik Escobar. Orang-orang tersebut langsung merusak meja, kursi, komputer, membakar kursi, dan juga melempari layar LED dengan batu yang dibawa dari luar. “Kami dipukuli. Meja kursi dirusak. Selain itu ada penjarahan juga,” ucap Ibrahim.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan tersebut. Ditanya soal adanya penjarahan, Mirzal menjelaskan bahwa laporan yang diterima hanya penganiayaan dan perusakan.

“laporan di kami hanya penganiayaan dan pengrusakan. Terkait hal lain masih didalami oleh penyidik,” ujarnya lewat pesan teks Whatsapp.

Dalam kejadian ini, diperkirakan Kerugian yang dialami pihak RHU tersebut berkisar hingga Rp 50 juta. Beberapa karyawan dan pengelola RHU juga dipanggil ke Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan. [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar