Hukum & Kriminal

Kriminalitas Marak, Bupati Gresik Gus Yani Minta Polisi Bersikap Tegas

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Maraknya aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Gresik mendapat perhatian serius dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani). Bupati millenial itu meminta aparat kepolisian bersikap tegas terhadap pelaku tindak kejahatan.

Terkait dengan ini, Gus Yani mengaku sudah berkomunikasi dengan dengan instansi terkait. Sebelumnya, aksi kriminalitas dalam sepekan terakhir merisaukan masyarakat. Mulai pembobolan rumah hingga aksi penjambretan yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia.

Tidak hanya itu, identitas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk meraup keuntungan melalui media sosial juga dicatut.

“Saya mendapat informasi ada yang meninggal dunia setelah menjadi korban penjambretan di Jalan Wahidin Sudirohusodo,” ujar Gus Yani, Kamis (15/04/2021).

Gus Yani juga berharap aparat kepolisian segera melakukan identifikasi. Selanjutnya, segera menangkap pelaku dan mengantisipasi tindak pidana lain yang meresahkan masyarakat.

“Saya berpesan agar masyarakat responsif terhadap aksi kejahatan. Dengan segera melaporkan kepada pihak berwajib. Agar masyarakat menjalankan ibadah bulan Ramadhan dengan aman tanpa dibayangi rasa takut,” katanya.

Seperti diberitakan, dalam seminggu terakhir terdapat tiga peristiwa menonjol yang cukup membuat masyarakat Gempar. Mulai dari upaya penipuan melalui media sosial. Dengan mencatut nama Bupati dan Pemerintah Gresik.
Pada Jumat lalu (9/4), peristiwa tragis menimpa pasangan suami istri Nurul Asikin dan Sunarti warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Mereka menjadi korban penjambretan saat hendak pergi ke pasar.

Aksi kejahatan itu terjadi sekitar jam 04.00 WIB. Tepatnya di depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi yang berada di jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Keduanya mengalami luka parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Sunarti dirawat di RS Semen. Sementara, Nurul Asikin dirujuk ke RS Dr Soetomo Surabaya karena mengalami kritis dan tidak sadarkan diri. Sayang, upaya tersebut tidak berhasil menolong korban hingga akhirnya menghembuskan nyawa terakhir.

Dua hari berselang, aksi serupa juga menimpa seorang ibu dan anaknya di Kawasan Industri Gresik (KIG), tepatnya pada Minggu (11/4) lalu. Korban menjadi sasaran jambret saat sedang berolahraga sepeda, sekitar pukul 6.00 WIB. Bandit menarik tas korban hingga terjatuh dan mengalami luka pada bagian kepala. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar